Besok, Basarnas Umumkan Operasi SAR Sriwijaya Air Diperpanjang atau Tidak

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 21:45 WIB
Proses evakuasi jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 terus dilakukan. Nantinya kantong jenazah korban akan diserahkan ke Tim DVI untuk diidentifikasi.
Proses evakuasi jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 terus dilakukan. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Kepala Basarnas Marsma TNI Bagus Puruhito mengatakan pihaknya akan mengumumkan kelanjutan operasi pencarian dan penyelamatan (search and rescue atau SAR) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 besok. Dia akan mengumumkan apakah waktu evakuasi Sriwijaya SJ182 diperpanjang atau tidak.

"Besok sore saya akan umumkan apabila memang kita harus perpanjang (operasi SAR)," ujar Bagus dalam jumpa pers di JICT II, Kamis (14/1/2021).

Pasalnya, ketentuan yang sudah ada mengatakan bahwa operasi SAR hanya berlangsung selama 7 hari. Meski begitu, Basarnas akan melihat situasi terlebih dahulu sebelum memutuskan perpanjangan.

"Karena SOP kita mengatakan bahwa 7 hari operasi SAR dilaksanakan, setelah itu perpanjangan itu sudah dalam ketentuan. Namun situasi bisa memungkinkan kita untuk memperpanjang operasi SAR tersebut," terangnya.

Bagus mengutarakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan stakeholders lain terkait perpanjangan operasi SAR Sriwijaya Air SJ182. Jika masih belum ada hasil yang optimal, bukan tidak mungkin proses evakuasi diperpanjang selama 3 hari.

"Untuk pelaksanaan operasi SAR sendiri bahwa tadi pagi jam 11 saya mengikuti rapat bersama Menhub serta stakeholders lain terkait operasi SAR gabungan Sriwijaya Air ini," beber Bagus.

"Bahwa dimungkinkan apabila besok masih belum ada hasil yang optimum kita akan perpanjang dengan perpanjangan pertama selama tiga hari," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2