CT Arsa Foundation Donasikan 15 Ribu Masker-148 Vitamin ke 25 RS di Indonesia

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 15:13 WIB
CT Arsa Foundation Donasikan Masker, Google, hingga Vitamin ke 25 Rumah Sakit
Foto: CT Arsa Foundation Donasikan Masker, Google, hingga Vitamin ke 25 Rumah Sakit (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

CT Arsa Foundation memberikan donasi ke 25 rumah sakit di Indonesia. CT Arsa Foundation mendonasikan 15.785 masker, 1400-an google, hingga 142 vitamin pada donasi tahap ke-9 sampai tahun 2021.

"Pada hari ini Transmedia bekerja sama dengan CT Arsa Foundation kembali menyalurkan donasi untuk tahap ke-9 dimana sampai dengan 2021 ini kita lihat masih banyak butuh penanganan khususnya untuk COVID-19," kata Perwakilan CT Arsa Foundation serta Kadiv PR Transmedia Achmad Hadiansyah Lubis, di Gedung Transmedia, Rabu (13/1/2021).

Pemberian donasi ini dilakukan secara simbolis kepada perwakilan-perwakilan rumah sakit di Indonesia, sekitar pukul 14.00 WIB. CT Arsa Foundation total menyalurkan bantuan 15 ribuan masker, 1.400-an google, hingga 142 vitamin.

"Kami hari ini akan menyerahkan berupa 15.785 masker dan juga 1400 google, dan 142 vitamin mudah-mudahan dapat ditermia dengan baik dan bisa dipergunakan bagi para penderita COVID atau untuk para tenaga medis yang membutuhkan," ucap Hadi.

Hadi mengatakan masih banyak permintaan dan kebutuhan yang belum terpenuhi. Dia berharap berikutnya CT Arsa Foundation dibantu oleh pemirsa Transmedia bisa terus menyalurkan bantuan kepada para penderita COVID-19 dan tenaga kesehatan yang betugas menangani COVID-19.

"Memang sampai saat ini masih banyak sekali permintaan dan kebutuhan yang belum bisa kami penuhi semua, tapi secara bertahap kami akan terus berusaha dan juga dibantu oleh para pemirsa Transmedia ya untuk bisa memenuhi kebutuhan, dan mudah-mudahan akan ada pemberian lagi di tahap berikutnya," ujar Hadi.

"Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh kami dan pembaca Transmedia bisa bermanfaat khususnya bagi para pasien COVID yang membutuhkan dan para tenaga medis dan pelayanan kesehatan yang saat ini memang masih membutuhkan untuk penanganan COVID-19," sambungnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2