Curah Hujan Tinggi, Jalan Poros Mamasa-Polman Tertutup Longsor

Abdy Febriady - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 20:29 WIB
Jalan penghubung Polman dan Mamasa di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi tak bisa dilintasi kendaraan akibat tertutup longsor (dok Istimewa)
Jalan penghubung Polman dan Mamasa di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi tak bisa dilintasi kendaraan akibat tertutup longsor. (dok Istimewa)
Polewali Mandar -

Akses jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Kabupaten Mamasa terputus akibat tertutup longsor. Material longsor yang menutup badan jalan, mengakibatkan ratusan kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.

Peristiwa longsor dipicu tingginya curah hujan ini terjadi di daerah Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), pada Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.

Material longsor berupa tanah liat bercampur batu dan pasir, hingga batang pohon yang tumbang menutup ruas jalan. Akibat tertutupnya jalan, muncul kemacetan panjang.

Salah satu warga, Bonda, mengatakan kondisi diperparah lantaran ada sedikitnya 5 titik longsor yang menutup jalan.

"Ada sekitar 5 titik longsoran, semua kondisinya parah, becek, dan berlumpur. Kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sementara sepeda motor harus diangkat baru bisa melintas," kata Bonda saat dikonfirmasi wartawan.

Para pengendara berharap pemerintah segera mengirim alat berat agar material longsor yang menutup badan jalan dapat disingkirkan. "Kita berharap, segera ada alat berat, karena jalan ini merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan Kabupaten Polman dan Mamasa," pinta Bonda.

Babinsa Koramil 1401-01/Polewali Sertu Basri mengungkapkan, untuk menyingkirkan material longsor, pemerintah setempat telah menerjunkan alat berat.

Basri menyebut, kemacetan kendaraan sempat terurai, tapi kembali terputus lantaran keberadaan truk yang terperosok di sisi jalan.

"Pemerintah sudah menurunkan alat berat jenis loader 1 unit untuk mengatasi jalan tersebut. Kendaraan sudah bisa melintas, namun sekarang ini terhalang lagi, karena ada mobil truk yang terperosok masuk saluran air yang ada di pinggir jalan," ungkap Basri lewat pesan singkat.

(jbr/jbr)