Maluku Distribusi Vaksin COVID-19 Besok, Vaksinasi Serentak 15 Januari

Muslimin Abbas - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 16:25 WIB
Vaksin COVID-19 Sinovac sudah tiba di gudang farmasi Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Senin (4/1/2021). Dalam tahap ini Jateng menerima 62.560 dosis vaksin untuk COVID-19 tersebut.
Ilustrasi distribusi vaksin (Foto: Istimewa/Humas Pemprov Jateng)
Ambon -

Gubernur Maluku Murad Ismail dipastikan termasuk daftar 40 orang yang divaksinasi COVID-19 di Maluku. Selain itu, sebanyak 15.120 vaksin COVID-19 akan didistribusikan serentak ke 11 kabupaten/kota besok.

Juru bicara vaksin COVID-19 Maluku, dr Adonia Rerung, mengatakan vaksinasi akan dilakukan serentak di Maluku pada Jumat (15/1) nanti. Distribusi vaksin COVID-19 akan didistribusikan menggunakan transportasi darat dan udara yang dikawal TNI-Polri dengan didampingi BPOM.

"Sebagai gambaran, kemarin kita sampaikan bahwa tanggal 13 (vaksinasi) secara nasional, kemudian tanggal 15 di Maluku. Lokasi vaksinasi nanti dilakukan RSUP dr Leimena dan dimulai pukul 09.00 WIT sampai selesai dengan peserta yang divaksin sekitar 40 orang," kata Adonia Rerung di kantor Gubernur Maluku, Selasa (13/1/2021).

Dalam proses vaksinasi di RSUP dr J Leimena, telah disediakan empat meja. Jika Murad Ismail memenuhi syarat, dia akan divaksinasi di sana. Namun bila tidak memenuhi syarat, dia tetap akan menyaksikan vaksinasi tersebut.

"Dalam proses vaksin ada 4 meja disediakan, meja pertama itu untuk mengambil data-data. Kemudian masuk ke meja kedua nanti screening dilakukan di situ. Check list pertanyaan kaitan dengan proses itu, apakah dia memenuhi syarat atau tidak karena itu akan diinput lagi," katanya.

"Kalau dia tidak memenuhi, nanti syarat secara otomatis tidak dilanjutkan meja ketiga untuk proses vaksinasi. Gubernur (Murad Ismail) ada pada saat itu (vaksinasi) karena beliau pasti menyaksikan vaksinasi misalkan sampai imunisasi (vaksin) karena faktor usia, misalnya, atau faktor lain," tambahnya.

Sementara itu, distribusi 15.120 vaksin ke 11 wilayah di Maluku proses pengiriman vaksin dipercayakan kepada PT Pos dan Giro. Distribusi vaksin akan dikawal TNI-Polri dan BPOM Ambon untuk memastikan suhu vaksin tetap terjaga, termasuk proses pemindahan berjalan baik sehingga tak merusak vaksin tersebut.

"Tanggal 13 itu sudah mulai berproses ke kabupaten, dan tanggal 14 itu sesuai dengan penerbangan yang ada Buru Selatan, Tiakur, dan Bula akan distribusi tanggal 14 yang sisanya mulai besok mulai didistribusi," kata dia

Diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19 besok dan akan disiarkan secara langsung lewat YouTube Sekretariat Presiden. Pihak Sekretariat Presiden dari Istana berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk pengaturan vaksinasi COVID-19.

"Rencana besok pagi penyuntikan vaksin perdana untuk Presiden. Kami (Sekretariat Presiden) sedang mempersiapkan dan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk pengaturan tata cara vaksinasi," ujar Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin lewat pesan singkat, Selasa (12/1).

Dalam kesempatan sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan Jokowi akan disuntik vaksin COVID-19 dari Sinovac. Saat ini, vaksin Sinovac sudah dikirim ke daerah-daerah untuk proses vaksinasi secara serempak besok.

Bahan baku vaksin COVID-19 sejumlah 15 juta unit dari Sinovac telah tiba di Indonesia. Bahan baku vaksin COVID-19 ini disimpan di dalam envirotainer untuk menjaga sistem rantai dingin (cold chain system) dalam proses distribusi.

Setelahnya, bahan baku vaksin COVID-19 dari Sinovac ini dibawa menuju terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta sebelum dikirim ke PT Bio Farma di Kota Bandung, Jawa Barat, untuk diproses. Indonesia ditargetkan bakal punya 12 juta vaksin di awal Februari.

Sebelumnya, Indonesia juga sudah kedatangan 3 juta dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac dalam bentuk jadi. Vaksin ini sudah didistribusikan ke sejumlah daerah dan proses vaksinasi dimulai hari Rabu (13/1).

(jbr/jbr)