Gerindra soal @erlanggs Jadi Tersangka: Kejahatan Serius, Bahayakan Masyarakat

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 21:04 WIB
Habiburokhman (Azizah-detikcom)
Waketum Gerindra, Habiburokhman (Azizah/detikcom)
Jakarta -

Polisi menetapkan Rangga atau EAD pemilik akun @erlanggs dan dua orang lainnya sebagai tersangka pemalsuan surat hasil tes RT-PCR COVID-19 di media sosial. Gerindra menilai perbuatan yang diduga dilakukan EAD sebagai kejahatan serius.

"Saya pikir aparat harus benar-tegas, ini kejahatan serius yang membahayakan masyarakat," kata Waketum Gerindra, Habuburokhman kepada wartawan, Jumat (8/1/2021).

Habiburokhman pun menyoroti pengaruh seorang selebgram kepada masyarakat. Menurutnya, tindakan selebgram dapat memberi pengaruh ke banyak orang.

"Pengaruh mereka besar, apa pun perbuatan mereka akan berdampak ke orang banyak," ungkapnya.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan tersangka pemalsuan surat hasil tes RT-PCR COVID-19 harus mendapat sanksi maksimal. Bahkan, menurutnya, para pengguna surat swab PCR palsu juga harus diberikan sanksi.

"Jika terbukti di pengadilan, para pelaku harus dituntut sanksi pidana maksimal sebagaimana diatur Pasal 48 UU ITE," ujarnya.

"Para pengguna Swab PCR palsu juga harus dihukum karenanya menggunakan dokumen yang dipalsukan," sambung Habiburokhman.

Simak lanjutan berita di halaman selanjutnya.