Polisi Belum Akan Lakukan Penyekatan Kendaraan Saat PPKM di Jakarta

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 16:26 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Foto: Luqman/detikcom)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Foto: Luqman/detikcom)
Jakarta -

DKI Jakarta menjadi salah satu daerah yang bakal menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sejumlah langkah telah disiapkan kepolisian terkait pembatasan baru tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, selama PPKM diberlakukan kemungkinan belum akan melakukan penyekatan kendaraan.

"Tidak ada pembatasan mobilitas yang ada kan. Artinya begini, karena sudah dibatasi WFH (work from home) 75 persen, artinya yang perlu diawasi adalah pengawasan kantor-kantor," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).

Dia menambahkan, saat kantor disiplin menerapkan kebijakan PPKM tersebut, secara langsung akan berdampak pada arus lalu lintas dan kepadatan di angkutan umum bakal berkurang.

"Kalau kantor-kantor secara disiplin menerapkan aturan itu (WFH 75 persen) tentu arus lalu lintas akan berkurang karena orang tidak berpergian, orang bekerja dari rumah. Harus kalau itu diberlakukan nanti 11 Januari kantor-kantor 75 persen (WFH) arus lalu lintas akan semakin lancar dan angkutan umum menjadi longgar," terang Sambodo.

Meski begitu, Sambodo mengatakan pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Dishub DKI Jakarta terkait teknis pelaksanaan PPKM ini.

"Nanti kita koordinasi dengan Dishub dengan Pemda DKI kira-kira apakah ada perubahan dari hal ini apa yang perlu dilakukan. Pasti sebelum tanggal 11 Januari biasanya tanggal 9 atau 10 Januari itu keluar statement terkait kebijakan transportasi," ungkap Sambodo.

Simak aturan soal PPKM di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2