detikcom Do Your Magic

JPO Matraman Berkarat, Ini Solusi dari Koalisi Pejalan Kaki

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 13:14 WIB
JPO Matraman (Syahidah Izzata/detikcom)
Foto: JPO Matraman (Syahidah Izzata/detikcom)
Jakarta -

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Matraman, Jakarta Timur, berkarat dan bolong di beberapa sisi. Koalisi Pejalan Kaki mengungkit soal JPO-JPO di Jakarta yang tidak ramah.

"Total keseluruhan JPO ada kurang lebih 300 JPO. Itu kan ada tiga kepemilikan PT KAI, Pemprov, dan Jasa Marga di ruas tol. Terkait dengan JPO sekarang, itu kondisinya memang hampir 85% tidak ramah diakses pejalan kaki," ucap Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, saat dihubungi detikcom, Rabu (6/1/2020).

Menurut Alfred, kondisi JPO di Jakarta rata-rata sudah berumur. Sehingga, layak untuk diperbaiki bahkan dibongkar, termasuk JPO Matraman.

"Untuk JPO sudah masuk museum, harusnya, dari tahun 2015 lalu, dari 300 JPO, mana-mana dirobohkan, Koaisi Pejalan Kaki rekomendasikan ada kurang lebih 30 JPO yang harus dirobohkan," ucap Alfred.

"JPO Sepanjang Gatsu sampai S Parman. Juga JPO Daan Mogot, JPO TB Simatupang. JPO Sarinah, dan Matraman. Juga Jalan Satrio, Tebet sampai Kampung Melayu. JPO Kawasan Otista. JPO di Jalan Mampang Prapatan sampai arah Ragunan. JPO dari Flyover Jati Baru sampai ke arah Petamburan dan Slipi," ucap Alfred.

Menurut Alfred, JPO yang dirobohkan tidak harus dibangun kembali. JPO bisa diganti dengan zebra cross atau penyeberangan sebidang.

"Dirobohkan diganti dengan yang baru, atau dibuat zebra cross atau placing crossing kalau memungkinkan seperti di HI, dan di depan Kemenhub," ucapnya.

Lihat berita selengkapnya di halaman selanjutnya..

Selanjutnya
Halaman
1 2