Saksi Pihak Habib Rizieq Sebut Ada Polisi-TNI di Acara Maulid di Petamburan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 21:35 WIB
Saksi dari pihak Habib Rizieq, Alwi memberikan keterangan di sidang praperadilan Habib Rizieq
Saksi dari pihak Habib Rizieq, Alwi memberikan keterangan di sidang praperadilan Habib Rizieq. (Ibnu/detikcom)
Jakarta -

Saksi dalam sidang praperadilan Habib Rizieq, Alwi mengaku ada sejumlah polisi hingga TNI bersiaga saat acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat. Ia menyebut tidak ada pelarangan dari aparat keamanan saat acara yang dinilai menimbulkan kerumunan itu.

Alwi merupakan saksi yang dihadirkan pihak Habib Rizieq dalam sidang lanjutan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2021). Alwi merupakan salah satu warga yang hadir dalam acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat, pada tanggal 14 November 2020.

Alwi awalnya mengatakan datang ke acara Maulid Nabi di Petamburan atas keinginannya sendiri. Ia mengaku di acara tersebut juga melihat ada sejumlah polisi berjaga.

"Saya melihat banyak polisi," ujar Alwi di persidangan.

"Ada berapa?" tanya kuasa hukum Habib Rizieq, Alamsyah.

"Saya tidak bisa mendefinisikan kurang-lebih 100-200 yang ada di pandangan saya," jawab Alwi.

Selain polisi, Alwi menyebut ada TNI juga bersiaga di acara tersebut. Menurutnya, para aparat keamanan itu melakukan penjagaan.

"Ada polisi, ada TNI, ada laskar-laskar yang ikut mengamankan dari pada acara itu," sebutnya.

Mendengar keterangan itu, Alamsyah mencecar Alwi soal kehadiran polisi hingga TNI di acara tersebut. Alwi menyebut polisi dan TNI itu tidak melarang adanya massa yang hadir ke acara tersebut.

"Apakah pernah polisi membubarkan acara Maulid Nabi itu? Misal tidak boleh nih, bubar, bubar. Ada nggak?" tanya Alamsyah.

"Tidak ada larangan dari aparat keamanan untuk menyetop acara tersebut," jawab Alwi.

"Jadi kehadiran polisi mengamankan?" tanya Alamsyah lagi.

"Hanya sekadar mengamankan dan mengingatkan protokol kesehatan tidak ada pembubaran," sebut Alwi.