Pinangki Ngaku Dapat Action Plan Fatwa MA Djoko Tjandra dari Andi Irfan

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 15:26 WIB
Pinangki Sirna Malasari kembali mengikuti sidang lanjutan kasus suap di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/11/2020). Sidang menghadirkan 6 orang saksi.
Pinangki saat sidang di PN Tipikor Jakarta (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pinangki Sirna Malasari mengaku tidak tahu-menahu soal action plan dalam upaya fatwa Mahkamah Agung (MA) Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Pinangki bahkan mengaku mengetahui action plan dari Andi Irfan Jaya melalui aplikasi WhatsApp.

"Pertama detail saya tidak buat action plan, saya tidak minta dibuatkan action plan. Tetapi bulan Februari itu saya pernah di-forward, apakah itu dokumen yang sama atau tidak, saya lupa. Oleh Andi Irfan, di-forward ke saya bulan Februari 2020," ujar Pinangki saat diperiksa sebagai terdakwa di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

Pinangki mengaku di-forward oleh Andi Irfan terkait action plan itu. Kemudian, Pinangki meneruskan action plan itu kepada Anita Kolopaking

"Iya (dari) Andi Irfan, karena chat-nya ada di situ. Kemudian waktu itu saya forward lagi ke Anita. Kita waktu itu membahas masalah, si Anita bilang ini katanya adalah action plan yang ditolak Djoko Tjandra, pernah ditolak pada bulan Desember. Jadi waktu itu kita membahas mengenai penolakan bulan Desember, tapi saya tidak membaca detailnya," jelas Pinangki.

Jaksa lantas mencecar Pinangki kenapa Pinangki tahu setelah ditolak oleh Djoko Tjandra. Pinangki lagi-lagi mengaku tidak tahu karena bukan dia yang mengirim action plan itu.

"Yang ngirim kan bukan saya," ucap Pinangki.

Pinangki Bantah Terima USD 500 Ribu

Selain itu, jaksa mencecar Pinangki terkait cuitan Twitter salah satu akun di media sosial yang menyebut Pinangki meminta USD 100 juta ke Djoko Tjandra. Pinangki pun membantah itu.

"Tidak benar, Pak. Nggak masuk akal, tidak mungkin kejaksaan ajukan fatwa untuk lakukan eksekusi," katanya.

"Kalau nggak ada apa-apa, uang dari mana Saudara keluarkan untuk berangkat ke Malaysia? Kemudian kedua, ada cuitan Twitter yang Saudara deal terima USD 10 juta?" tanya jaksa juga.

"Itu nggak pernah, Pak. Sampai saya ketemu nggak ada pembicaraan uang," ucap Pinangki.

Selanjutnya
Halaman
1 2