Motif Teror Molotov di Rumah Wartawati Masih Jadi Misteri

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 07:51 WIB
Polisi tangkap 4 orang terduga pelaku pelemparan molotov ke rumah wartawati di Riau. Pelaku disebut mengaku diperintah turut membakar korban.
Polisi saat rilis penangkapan pelaku teror molotov ke rumah wartawati di Riau (Foto: Raja Adil Siregar/Detikcom)
Pekanbaru -

Polisi kembali menangkap terduga pelaku lain di kasus pelemparan molotov ke rumah seorang wartawati di Riau. Namun, motif pelemparan molotov itu masih menjadi misteri.

Pelemparan molotov ke rumah wartawati bernama Nurhayati itu diduga terjadi pada Kamis (24/12/2020) dini hari. Mobil milik Nurhayati hangus terbakar akibat peristiwa tersebut.

Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Zain Dwinugroho, menyebut teror molotov diduga direncanakan para terduga pelaku sejak 22 Desember 2020. Eksekusi baru dilakukan pada 24 Desember pukul 03.00 WIB.

Polisi awalnya menangkap lima orang terkait peristiwa ini, yakni WS, ST, IJ, SP dan KT pada Selasa (29/12/2020). Polisi kemudian menangkap seorang lagi, yakni IG.

"Benar, satu lagi pelaku pelemparan bom molotov di Kampar telah ditangkap. Pelaku adalah Indra Gunawan," terang Direktur Dit Reskrimum Polda Riau Kombes Zain Dwi Nugroho, Senin (4/1/2021).

Indra ditangkap di Medan, Kamis (31/12/2020) pukul 12.50 WIB. Penangkapan dilakukan lewat koordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Deli Tua.

Zain mengatakan Indra diduga merupakan eksekutor saat pelemparan molotov. Dia juga diduga menjadi pihak yang mencari eksekutor lain untuk beraksi hingga merencanakan serangan.

"Peran yang cari eksekutor dan yang ikut merencanakan aksi. Terkait motif masih didalami," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3