ADVERTISEMENT

Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan, Haid, dan Tata Cara yang Benar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 16:59 WIB
Shower woman showering relaxing under water massaging neck in hot shower. Asian female adult face enjoying spa relaxation time relaxing meditating in warm bath cleaning face and body at home.
Foto: iStockphoto/Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan, Haid, dan Tata Cara yang Benar

Dalam buku Fiqh Ibadah oleh Zaenal Abidin disebutkan niat mandi wajib setelah berhubungan:


"Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardhlon lillahi ta'ala."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Selain itu, untuk perempuan setelah selesai haid atau nifas, berikut niat mandi wajib:

"Bismillahi rahmani rahim nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbar minan nifasi fardhlon lillahi ta'ala."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadast besar dari nifas, fardlu karena Allah ta'ala."

Tata Cara Mandi Wajib:

1. Baca niat mandi wajib atau mandi junub.
2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali.

3. Bersihkan kotoran yang menempel di sekitar tempat yang tersembunyi dengan tangan kiri.

4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan sabun dan bilas hingga bersih.

5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan sholat dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.

6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala.

Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.

7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyur air. Dimulai dari sisi kanan lalu lanjutkan ke tubuh sisi kiri.

8. Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Tata cara mandi wajib untuk pria berbeda dengan wanita. Menurut HR At Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki.

Untu Wanita, tata cara mandi wajib sebenarnya sama saja. Tetapi wanita tidak perlu menyela pangkal rambut. Bahkan tidak perlu membuka jalinan rambutnya.


(nwy/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT