Tren Kejahatan Menonjol di Jakbar di 2020: Pencabulan-Penyelundupan Narkoba

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 08:48 WIB
Polres Jakbar memaparkan capaian selama tahun 2020.
Polres Jakbar memaparkan capaian selama tahun 2020. (ist)
Jakarta -

Polres Jakbar mengungkap 142 kasus kriminal sepanjang 2020. Dari angka kasus itu, kasus pencurian dan pemberatan paling tinggi dengan angka 19 kasus.

"Yaitu diantaranya ada senjata tajam ada 9 kasus, perjudian ada 15, senpi 7, pengeroyokan 13, persetubuhan terhadap anak, penggelapan, penipuan ada 11, pencurian dan pemberatan ada 19, KDRT 1, ancaman kekerasan 2, penganiayaan atau 351 KUHP (ada) 4," terang Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru, Kamis (31/12/2020).

Sedangkan, kasus kriminal yang paling banyak ditemukan selama pandemi virus Corona (COVID-19) ini adalah pencabulan terhadap anak. Salah satu penyebabnya, sebut Audie, banyaknya aktivitas yang dilakukan di rumah.

"Kita ketahui bahwa ada kasus-kasus menonjol yang kita tangani di saat-saat pandemi ini banyaknya seperti percabulan anak. Tentunya itu naik kalau dibanding tahun sebelumnya karena memang lebih banyak aktivitas di rumah ya," ucapnya.

Secara keseluruhan, polisi berhasil meringkus 245 tersangka dan sejumlah barang bukti. Para tersangka terdiri dari 250 WNI dan 4 WNA.

"Kita mengamankan tersangka 254 orang, laki-laki 235 orang perempuan 16 orang, WBI 250 orang, WNA 4 orang," ujarnya.

"Barbuk yang berhasil kita amankan di Satreskrim itu ada senjata api 4 buah, kemudian peluru 287 butir, sajam, komputer, motor, mobil dan sebagainya," sambungnya.


Tangkap 735 Pelaku Narkoba

Polres Metro Jakarta Barat mengungkap 557 kasus narkoba sepanjang tahun 2020. Selama itu, 735 pelaku narkoba ditangkap dengan barang bukti sitaan terbanyak ganja.

"Kemudian untuk Satnarkoba berhasil mengungkap 557 kasus penyalahgunaan narkoba," kata Audie.

Audie merinci barang bukti narkoba jenis ganja adalah yang paling banyak disita oleh polisi, jumlahnya mencapai 664,5 kg. Kemudian disusul oleh sabu sebanyak 52 kg.

"Sabu kita berhasil dapatkan 52 kg, kemudian ganja 664,5 kg, pil ecstasy 12.317 butir, kemudian narkotika atau obat-obatan golongan IV 5.431 butir, tembakau gorilla 11.539,6 gram, kemudian ada bahan-bahan kimia untuk pembuatan tembakau gorilla itu ada 2.562 gram, kemudian obat-obatan berbahaya 48.048 gr," terangnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya....

Selanjutnya
Halaman
1 2