DPRD Medan Bakal Gelar RDP Bahas Oknum Kepsek Diduga Gay Januari 2021

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 14:19 WIB
DPRD Kota Medan (Khairul Ikhwan Damanik/detikcom)
DPRD Kota Medan (Khairul Ikhwan Damanik/detikcom)

Saat menggelar demo, para orang tua membawa sejumlah poster berisi protes soal kepala sekolah tersebut. Salah satu poster itu berisi tulisan 'Kami Menolak Kepsek LGBT'.

Raiman menyebut Z mengaku bahwa dia punya hubungan khusus dengan kepsek berinisial JS itu. Hal tersebut, menurut Raiman, disampaikan di hadapan lurah setempat.

Kadis Pendidikan Medan, Adlan, mengatakan pihaknya bakal menindaklanjuti protes para orang tua murid tersebut. Selain itu, pihak Kecamatan Medan Tuntungan yang menjadi wilayah sekolah itu berada juga telah menyurati Disdik Medan soal masalah yang diprotes orang tua murid.

"Iya diduga seperti itu. Tetapi itu kan perlu penyelidikan langsung oleh dinas terkait, bukan kewenangan dari kecamatan," kata Camat Medan Tuntungan, Topan Ginting.

Kepsek yang dituding gay itu juga sudah buka suara. Oknum kepsek berinisial JS ini membantah tudingan penyuka sesama jenis.

"Mereka melakukan tindakan yang salah tapi merasa benar terhadap semua tuduhan mereka itu, salah satunya hari ini. Saya kan warga negara Indonesia, saya punya hak sama di mata hukum. Apa yang mereka lakukan itu, tindakan mereka, termasuk tuduhan-tuduhan mereka itu, itu semua tidak benar, tapi mereka merasa benar," kata JS saat ditemui wartawan.

Dia mengatakan semua tuduhan orang tua siswa terhadap dirinya tidak benar. Dia meminta orang tua murid yang menuduhnya sebagai gay untuk menunjukkan bukti.

"Semua yang mereka katakan itu tidak benar. RDP, ada surat panggilannya ditunjukkan ke kalian? RDP itu, jika ada aduan ke DPRD, maka DPRD membuat surat pemanggilan, harinya kapan, jam berapa, lalu ada berita acara. Lalu dari RDP itu ada keputusannya itu nanti disampaikan ke saya dan itu sampai detik ini tidak ada RDP-nya. Saya nggak ada pernah dipanggil ke kantor DPRD," sebut JS.


(haf/haf)