SPI: 37 Kasus Konflik Agraria Mencuat Sepanjang 2020, 4 Orang Tewas

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 12:02 WIB
Hamparan Sawah. 
dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Pertanian (Dikhy Sasra/detikcom)
Medan -

Serikat Petani Indonesia (SPI) memaparkan catatan akhir tahun terkait masalah yang dihadapi petani di Indonesia. Berdasarkan data yang dikumpulkan SPI, ada 37 konflik agraria yang mencuat selama 2020.

"Tujuh belas orang mengalami tindak intimidasi dan kekerasan, 38 orang mengalami kriminalisasi ataupun diskriminasi atas hukum dan 4 orang tewas," kata Ketua Umum SPI, Henry Saragih, kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).

Henry mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan yang dilakukan SPI sepanjang 2020. Dia mengatakan salah satu konflik agraria yang menimpa petani anggota SPI terjadi di Jambi.

Dia menyebut konflik agraria tersebut berujung ditangkapnya petani dengan tuduhan pembakaran alat berat. Dia mengatakan kasus ini sedang dalam proses banding.

Henry menyebutkan, pada akhir 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menggelar serangkaian rapat kabinet terbatas untuk mempercepat penuntasan konflik agraria dan reforma agraria. Dia mengatakan rapat itu juga diikuti organisasi gerakan rakyat.

"Inisiatif ini harus diapresiasi dan kemauan Presiden untuk penyelesaian konflik agraria harus dijalankan lebih teknis mulai awal tahun depan. Lima puluh persen konflik agraria ditargetkan selesai pada tahun 2021, Perpres Reforma Agraria disempurnakan dengan kelembagaan reforma agraria dipimpin langsung oleh Presiden dan redistribusi kepada petani dan rakyat tak bertanah segera ditunaikan", ujar Henry.

Selanjutnya
Halaman
1 2