Golkar ke Pemprov DKI: Jangan Tiba-tiba Tarik Emergency Brake, Evaluasi Dulu

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 08:09 WIB
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta
Judistira Hermawan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Fraksi Golkar DKI Jakarta meminta Pemprov DKI tidak tiba-tiba menarik emergency brake atau rem darurat untuk penanganan virus Corona (COVID-19). Golkar menyarankan agar kegiatan yang berisiko tinggi penularan Corona dievaluasi.

"Saran kami Fraksi Golkar, lakukan evaluasi menyeluruh kegiatan kegiatan yang berpotensi terjadi penyebaran COVID-19, jangan tiba tiba tarik emergency brake," kata Sekretaris Fraksi Golkar, Judistira Hermawan, kepada wartawan, Senin (28/12/2020).

Judistira mengatakan saat ini kegiatan perekonomian sudah mulai berjalan. Jika Pemprov DKI melakukan pengetatan pembatasan, Judistira meminta hal itu dilakukan di lokasi yang penularannya tinggi.

"Ini ekonomi perlahan sudah berputar, masyarakat sudah mulai bekerja kembali ya, UMKM dan sebagainya, baiknya lakukan pengetatan di kegiatan yang risiko tinggi, kerumunan di pemukiman ini juga perlu diawasi," katanya.

Situasi penularan Corona di Ibu Kota saat ini, sebut Judistira terus bertambah. Dia mengingatkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

"Ya saya kira situasi saat ini, di mana angka positif terus bertambah dan faskes kita juga sudah hampir penuh semua, ini perlu menjadi perhatian semua, khususnya masyarakat untuk bisa menahan diri dalam berkegiatan, kurangi kegiatan yang tidak perlu, dan terus jalankan protokol kesehatan 4M," ucap Judistira.