Round-Up

Curahan Hati Komnas HAM Kena Doxing Saat Usut Tewasnya Laskar FPI

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 07:24 WIB
Jakarta -

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih melakukan investigasi insiden penembakan enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) pengikut Habib Rizieq Shihab. Dalam investigasi tersebut, Komnas HAM mendapatkan serang secara pribadi di media sosial (medsos).

Serang mengarah ke personal di medsos kerap disebut doxing. Tak bergeming, Komnas HAM mencurahkan isi hatinya soal doxing itu. Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengaku belakangan ini muncul tindakan doxing terhadap individu-individu di Komnas HAM.

"Bahkan belakangan juga muncul tindakan-tindakan doxing dan serangan terhadap personality anggota Komnas HAM," kata Choirul Anam lewat keterangannya, Senin (28/12/2020).

Selain itu, muncul pula berbagai informasi tak benar alias hoax di medsos terkait penyelidikan insiden penembakan antara polisi dan enam Laskar FPI. Anam mengatakan ada pula informasi yang membandingkan tindakan Komnas HAM dengan kasus yang lain.

"Komnas HAM mendapatkan beberapa fakta terutama karena tersebarnya informasi hoax di berbagai platform media sosial. Adanya pemberitaan yang mencampuradukkan berita lain yang seolah-olah bagian dari berita dalam konteks peristiwa ini. Muncul juga informasi yang membandingkan tindakan Komnas HAM dengan kasus yang lain, padahal kasus yang lain juga ditangani oleh Komnas HAM secara transparan," ujarnya.

Choirul AnamFoto: Choirul Anam (Ari Saputra/detikcom)

Sementara itu, Komisoner Komnas HAM lainnya, Amiruddin Al Rahab menceritakan bahwa Komnas HAM menemukan sejumlah informasi melenceng di medsos, selain menerima doxing. Informasi hoax itu yakni mencampuradukkan keterangan Komnas HAM dengan peristiwa yang lain.

"Nah ini saya pikir, kami melihat adanya yang berupaya untuk mencampuradukkan antara berita atau keterangan yang disampaikan Komnas HAM dicampur aduk dengan keterangan yang lain. Atau keterangan Komnas HAM di peristiwa yang lain dicampur aduk dengan peristiwa yang lain lagi," kata Amiruddin Al Rahab, saat jumpa pers di gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakpus, Senin (28/12/2020).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2