Dirlantas PMJ: Jika Ada Bukti Baru, Aiptu IC Bisa Jadi Tersangka Laka Maut

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 28 Des 2020 13:03 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Foto: Luqman/detikcom)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Foto: Luqman/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih mendalami kasus kecelakaan maut yang melibatkan Aiptu IC di Pasar Minggu, Jaksel. Jika ditemukan bukti baru, Aiptu C bisa saja dijadikan sebagai tersangka dalam kecelakaan tersebut.

"Status polisinya saat ini masih saksi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan bisa juga nanti kalau kita menemukan bukti-bukti baru, bisa juga statusnya (Aiptu IC) dinaikkan sebagai tersangka," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/12/2020).

Sambodo mengatakan, Aiptu IC saat ini masih berstatus sebagai saksi dalam kasus itu. Penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menelaah status IC dalam kasus kecelakaan maut tersebut.

Aiptu IC sendiri telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut. Total ada lima orang saksi yang diperiksa.

"Kemudian polisinya sendiri sudah dilaksanakan pemeriksaan, beserta dengan saksi-saksi semuanya kurang lebih ada lima orang saksi," katanya.

Penyidik saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi lain yang mendukung penyidikan ini.

"Ini kita sedang mencari saksi-saksi lainnya yang mengetahui tentang kejadian tersebut," katanya.

Seperti diketahui, kecelakaan maut menewaskan Pinkan Lumintang (30) melibatkan Aiptu IC. Mobil Innova warna silver yang dikemudikan oleh IC keluar jalur dan menabrak 3 motor yang sedang melintas berlawanan arah di Jl Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jaksel, Jumat (25/12).

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan. Hasil gelar perkara, polisi menetapkan tersangka dalam kecelakaan itu.

Dalam kecelakaan itu, bukan Aiptu IC yang ditetapkan sebagai tersangka, melainkan pengemudi mobil Hyundai inisial HN (25). HN ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memicu kecelakaan hingga membuat IC hilang konsentrasi dan menabrak 3 motor.

Selanjutnya
Halaman
1 2