Sesalkan Guru di Jakbar Cabuli Siswi, Komisi X DPR: Hukum Seberat-beratnya

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 28 Des 2020 11:30 WIB
Hetifah Sjaifudian Golkar
Hetifah Sjaifudian (Foto: dok. Pribadi)
Jakarta -

Seorang guru olahraga di sebuah SMP kawasan Jakarta Barat (Jakbar) berinisial AM (32) mencabuli siswinya selama bertahun-tahun. Komisi X DPR menyesalkan kejadian kekerasan seksual ini masih terjadi di lingkungan pendidikan.

"Sangat disesalkan ya masih saja ada kejadian seperti ini. Hal seperti ini menunjukkan kekerasan dan pelecehan seksual dengan bermacam modus masih terjadi di lingkungan pendidikan," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, kepada wartawan, Senin (28/12/2020).

Hetifah mendesak agar pelaku pencabulan dikenai sanksi yang berat. Ia berharap sanksi tersebut dapat memberikan efek jera.

"Kita harus berikan sanksi tegas pada pelaku yang berat untuk memberikan efek jera," ujarnya.

Waketum Partai Golkar itu juga mendorong pentingnya pendidikan seksual terhadap peserta didik. Sehingga, peserta didik dapat tegas menolak perbuatan pelecehan seksual.

"Dan pendidikan seksual serta hak reproduksi pada peserta didik agar mereka bisa bersikap asertif menolak atau menyelamatkan diri jika terjadi gangguan seperti ini," kata Hetifah.

Lebih lanjut, Hetifah juga meminta adanya pengawasan dari orang tua terhadap anak. Dia mengimbau sekolah untuk menyiapkan tempat pengaduan bagi para siswa di sekolah terkait kekerasan seksual.

"Peran pengawasan orang tua harus ditingkatkan. Kerja sama antarorang tua juga penting. Dibuat tempat pengaduan di sekolah jika ada kejadian yang mencurigakan yang melibatkan siswa guru maupun tenaga kependidikan," sambungnya.

Dihubungi secara terpisah Wakil Ketua Komisi X, Dede Yusuf menilai kejadian pencabulan terhadap siswi sangat keterlaluan. Dia juga mendesak agar guru tersebut diberi hukuman seberat-beratnya.

"Keterlaluan sekali guru ini. Dari segala sudut sudah salah, masa dari usia 13 tahun sudah dicabuli? Orang tua mana yang rela melihat anaknya diperlakukan demikian. Tugas guru mendidik bukan hanya pelajaran, tapi juga akhlak mulia. Kalau ini pagar makan tanaman. Harus diberikan hukum seberat beratnya, dan agar menjadi peringatan bagi lainnya," kata Dede.

Lihat juga video 'Guru Honorer di Pinrang Tega Cabuli Siswi di Sekolah':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2