Ancol Ramai Pengunjung, Pengelola: Per Pukul 10.00 WIB Ada 8.800 Orang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Minggu, 27 Des 2020 11:35 WIB
Corporate Communication Manager Ancol Rika Lestari.
Foto: Corporate Communication Manager Ancol Rika Lestari. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Kawasan wisata Ancol di Jakarta Utara tampak ramai pengunjung di akhir pekan ini. Hingga pukul 10.00 WIB saja, sebanyak 8.800 pengunjung tercatat memasuki kawasan wisata Ancol.

Meski begitu, kondisi tersebut masih dianggap normal. Terlebih, masyarakat yang berkunjung juga kondusif dan terpantau mematuhi protokol kesehatan 3M.

"Kami melihat antusiasmenya. Kemarin itu tercatat 21 ribu orang. Nah ini normal seperti hari akhir pekan, seperti biasa saat pandemi," ujar Corporate Communication Manager Ancol Rika Lestari saat berbincang dengan detikcom di lokasi, Minggu (27/12/2020).

"Sampai dengan pukul 10.00 WIB pagi ini pengunjung Ancol tercatat sudah 8.800. Jadi kami melihat di sini pengunjung masih kondusif dan tetap menjaga protokol kesehatan 3M," sambungnya.

Menurut Rika, jumlah normal pengunjung Ancol selama akhir pekan di masa pandemi COVID-19 adalah sebanyak 25 ribu. Itu pun masih di bawah kuota maksimal pengunjung.

"Kalau normal rata-rata di akhir pekan itu rata-rata pengunjung Ancol 25 ribu. Nah itu masih di bawah kapasitas 50% kuota kami ya," kata Rika.

Adapun masyarakat yang memilih berlibur di Ancol hari ini kebanyakan mengunjungi Pantai Lagoon. Meski begitu, pengunjung Ancol tidak terfokus di satu titik saja, banyak pula yang mengunjungi destinasi wisata seperti Dunia Fantasi hingga Seaworld.

"Ini tersebar sebetulnya. Tidak semua ke pantai. Karena 70% pengunjung kami memasuki kawasan Ancol ke pantai, tetapi mereka juga mengunjungi destinasi wisata lain, seperti Dufan, Seaworld, Ocean Dream Samudra, juga ruang terbuka hijau kami yang ada di Ancol, yaitu Allianz Eco Park," tutur Rika.

Walaupun dianggap normal dan kondusif, pihak pengelola Ancol tetap berpatroli untuk memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, gabungan Satpol PP, Polri, serta TNI turut membantu mengimbau masyarakat di lokasi.

"Kami pengelola wisata Ancol tidak bosan-bosannya untuk memberikan imbauan kepada pengunjung, mulai dari papan informasi, kemudian juga imbauan melalui pengeras suara. Bahkan, kami dibantu oleh Satpol PP, TNI, dan kepolisian untuk memberikan imbauan secara langsung kepada pengunjung, dan ada sanksi bagi pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan," tegasnya.

Bagi pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan di Ancol, maka ada sanksi menanti. Salah satunya yaitu menyapu kawasan Ancol.

"Misalnya tidak menggunakan masker itu dikasih sanksi sosial seperti membersihkan, menyapu kawasan Ancol, dan juga ada sanksi juga sanksi denda. Itu mereka bisa pilih," pungkas Rika.

Seperti diketahui, hari ini banyak masyarakat yang mengunjungi Ancol. Mereka tampak bersantai dengan bermain air di laut ataupun piknik menggelar tikar di bawah teduhnya pohon.

(zak/zak)