Kemen PPPA Minta Polisi Pastikan Jumlah Korban Guru Cabul di Jakbar

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 27 Des 2020 09:21 WIB
Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Nahar.
Foto: Kadek Melda Luxiana/detikcom
Jakarta -

Seorang guru honorer di SMP Jakarta Barat, berinisial AM (32) mencabuli muridnya sendiri selama 3 tahun terakhir. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) meminta polisi selidiki ada tidaknya korban lain.

"Penyidik juga dapat mendalami apakah ada korban anak lainnya yang dapat menjadi dasar dikenakannya pidana tambahan," kata Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA), Nahar, kepada detikcom, Sabtu (26/12/2020).

Nahar menyebut Kemen-PPPA mengecam keras tindakan guru cabul tersebut. Terlebih, tindakan pencabulan dilakukan oleh guru kepada murid.

"Kami mengecam keras terjadinya dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pendidik terhadap anak didiknya," ujar Nahar.

Untuk mencegah pencabulan ini terulang, Nahar mengharapkan agar satuan pendidikan menjadi sekolah ramah anak.

"Pendidik, tenaga pendidikan dan pengelola sekolah dapat menerapkan disiplin positif. Selanjutnya juga para peserta didik dapat dilibatkan untuk ikut mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah," ucap Nahar.

Ia mengapresiasi pihak kepolisian yang dengan cepat memproses kasus ini. Nahar meminta polisi menyelidiki lebih dalam apakah ada korban lain dari aksi bejat pelaku.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya