Round-Up

Ujaran Benci DJ Eghy Ke Polisi Berujung di Balik Jeruji

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 21:04 WIB
DJ asal Sulsel diamankan petugas kepolisian usai menyebarkan ujaran kebencian terhadap institusi Polri (Dok Istimewa)
Foto: DJ asal Sulsel diamankan petugas kepolisian usai menyebarkan ujaran kebencian terhadap institusi Polri (Dok Istimewa)
Jakarta -

Disc jockey (DJ) asal Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamankan petugas kepolisian setelah menyebarkan ujaran kebencian terhadap institusi Polri. Kini DJ bernama Eghy Moreno alias Adnani (23) ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap Eghy. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata Eghy diketahui positif mengkonsumsi ekstasi.

"Dari tes urine ke yang bersangkutan, hasilnya ternyata positif pernah mengonsumsi Inex atau ekstasi. Urinenya mengandung methylenedioxymethamphetamine atau MDMA," kata Kasat Narkoba Polres Sidrap AKP Andi Sofyan kepada wartawan, Jumat (25/12/2020).

Andi menjelaskan Eghy diduga menggunakan Inex untuk mendukung pekerjaannya sebagai DJ. Eghy bekerja sebagai DJ di salah satu tempat hiburan malam di Kabupaten Sidrap.

Andi menyebut pihaknya tidak dapat memproses Eghy terkait kasus Narkoba. Sehingga akan dilakukan asesmen dan rehabilitasi.

"Kalau dari pengakuannya, dia biasa gunakan saat nge-DJ, namun kita tidak bisa proses (narkobanya) karena aspek yuridisnya tidak memungkinkan, biasanya cuma asesmen dan rehabilitasi," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2