Urban Legend

Kisah Pastor Van der Grinten, Penyelamat Anak Blasteran yang Telantar

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 09:19 WIB
Patung Hendricus Van der Grinten berdiri menjulang di Museum Prasasti. (Danu Damarjati/detikcom)
Patung Hendricus van der Grinten berdiri menjulang di Museum Prasasti. (Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta -

Kebaikan pastor ini melegenda. Dia hidup di zaman Batavia, saat orang-orang Belanda gemar kumpul kebo bareng gundik dan menelantarkan anak-anak blasteran (indo).

Mengunjungi Museum Prasasti, Jl Tanah Abang I, Gambir, Jakarta Pusat, ada patung yang berdiri menjulang paling tinggi, sekitar 5 meter. Patung perunggu ini tepat di persimpangan jalan di antara macam-macam batu nisan orang Eropa.

Ini adalah patung yang menggambarkan sosok Hendricus van der Grinten. Ketokohannya di Batavia abad ke-19 diabadikan lewat patung yang masih berdiri sampai 2020 ini.

"Ini salah satu pendiri Yayasan Vincentius (Perhimpunan Vincentius Jakarta) yang ada di Kramat Raya," kata pemandu wisata Museum Prasasti, Eko Wahyudi, saat menjelaskan kepada detikcom di lokasi, Rabu (16/12/2020).

Patung Hendricus Van der Grinten berdiri menjulang di Museum Prasasti. (Danu Damarjati/detikcom)Patung Hendricus van der Grinten berdiri menjulang di Museum Prasasti. (Danu Damarjati/detikcom)

Dikutip dari Nieuw Nederlandsh Biografisch Woordenboek (NNBW), Grinten lahir di Eindhoven, 2 November 1811, dan meninggal dunia di Batavia pada 23 Januari 1864. Dia menyelesaikan pendidikan Seminari di Haaren dan ditahbiskan sebagai imam di Den Bosch pada 1836. Dia berangkat menjalani misi ke Hindia Belanda pada Juni 1847.

Grinten kemudian menjadi pastor paroki di Semarang pada 1848 dan di Batavia pada 1854. Dia adalah Kepala Gereja Katolik Batavia, letaknya di sudut Lapangan Banteng, dulu bernama Waterlooplein.

Selanjutnya, Van der Grinten menyelamatkan anak-anak blasteran telantar:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3