Cerita Mahfud Ngobrol dengan Ponakannya yang Ngaku Simpatisan HRS

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 18:36 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md.
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: dok. Kemenko Polhukam)

Mahfud sekali lagi dengan tegas menyatakan pemerintah tidak pernah mengkriminalisasi ulama. Mahfud mengatakan para tokoh itu dihukum karena melakukan tindak pidana.

"Ayo, sebut satu saja kalau ada ulama yang dikriminalisasi. Ketahuilah, mereka yang dihukum itu karena tindak pidana, bukan karena ulama. Masak melakukan kejahatan tidak dihukum? Di Indonesia ini tidak ada Islamofobia. Pejabat politik, pemerintahan, pembuat kebijakan, petinggi dan anggota TNI/Polri sebagian terbesar adalah orang-orang Islam yang tidak mungkin bisa menjadi pemimpin jika ada Islamofobia di sini," katanya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga menegaskan Indonesia tidak ada yang namanya Islamofobia. "Sekarang ini banyak petinggi-petinggi TNI/Polri yang pandai mengaji, bahkan menjadikan markas TNI dan Polri sebagai tempat pengajian dan semaan Quran. Tak ada kriminalisasi ulama di Indonesia. Sebab, selain ikut mendirikan Indonesia dulu, saat ini para ulamalah yang banyak mengatur, memimpin, dan ikut mengarahkan kebijakan di Indonesia," tegas Mahfud.


(zap/gbr)