Polda Metro Tangani 443 Kasus Cyber Selama 2020, 1.448 Akun Di-take Down

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 13:40 WIB
poster
Ilustrasi media sosial. (Ilustrastor: Edi Wahyono/detikcom)

Ratu membuat video itu karena kesal lantaran polisi menangkap Habib Rizieq. Meski begitu, Ratu Wiraksini tidak ditahan dan hanya dikenai wajib lapor.

"Pelakunya nggak ditahan, tapi wajib lapor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Selasa (15/12/2020).

Pada 2 Desember 2020, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap penyebar video azan 'jihad'. Tersangka berinisial H (32) ditangkap Subdit Siber Ditreskrimum Polda Metro Jaya di rumahnya di Cakung, Jakarta Timur. Polisi menyebut bahwa H adalah orang yang menyebarkan secara masif video azan 'jihad' tersebut di media sosial.

"Tersangka H ini yang memang menyebarkan video yang marak di media sosial adanya ungkapan azan yang diubah (dari) 'hayya alal solah' jadi 'hayya alal jihad' yang marak di media sosial," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Yusri mengatakan tersangka ditangkap atas dugaan SARA. Tersangka ditangkap atas laporan seorang warga yang merasa resah atas beredarnya video tersebut.

"Tersangka adalah pemilik akun Instagram @hashophasan, dia yang menyebarkan video azan yang diubah jadi 'hayya alal jihad' secara masif di media sosial," tuturnya.

Belum lama, Polda Metro Jaya juga menangkap pelaku yang menyebar ancaman pembunuhan kepada Kapolda Metro Jaya Fadil Imran. Pelaku berinisial S (40) berdalih ancaman itu iseng semata.

Pesan ancaman pembunuhan terhadap Irjen Fadil Imran itu tersebar di aplikasi percakapan. Pelaku menyebarkan foto Fadil lengkap dengan pakaian dinasnya. Dalam posting-an itu, Fadil dinarasikan tengah diburu.

"Dalam sebuah tangkapan layar grup WhatsApp Kedai Kopi Indonesia, pelaku mem-posting foto Kapolda Metro Jaya lengkap dengan pakaian dinasnya dan diberikan tulisan 'Dicari orang ini, pembunuh bayaran segera hubungi mujafudfisabililah'," kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/12/2020).


(mei/mei)