Polda Metro Tangani 443 Kasus Cyber Selama 2020, 1.448 Akun Di-take Down

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 13:40 WIB
poster
Ilustrasi media sosial. (Ilustrastor: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Angka kejahatan cyber yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya sepanjang 2020 cenderung mengalami penurunan. Meski begitu, tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoax dan hate speech masih mendominasi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam jumpa pers akhir tahun di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2020), mengungkap data kasus hate speech dan penyebaran hoax yang ditangani jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mencapai 443 kasus. Ribuan akun media sosial penyebar hoax juga telah di-take down.

"Polda Metro Jaya dalam kurun waktu 2020 telah menangani sebanyak 443 kasus hoax dan hate speech. 1.448 akun media sosial telah dilakukan take down, sedangkan 14 kasus dilakukan penyidikan hingga tuntas," kata Fadil Imran.

Berdasarkan catatan akhir tahun Polda Metro Jaya, total tindak pidana (crime total) yang ditangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebanyak 1.042 kasus. Angka ini mengalami penurunan dibanding pada 2019, yang mencapai 1.100 kasus.

"Jumlah kasus yang ditangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengalami penurunan, dari 1.100 kasus pada tahun 2019 menjadi 1.042 kasus pada tahun 2020. Terjadi penurunan sebanyak 58 kasus atau menurun 5 persen," demikian data Polda Metro Jaya.

Dari total jumlah kasus tersebut, Polda Metro Jaya menyelesaikan 711 kasus pada tahun 2020. Sedangkan penyelesaian kasus siber pada 2019 mencapai 710 kasus.

Tingkat penyelesaian kasus pada 2020 meningkat 3 persen dibandingkan dengan pada 2019.

Sejumlah kasus siber yang menarik perhatian masyarakat diungkap Polda Metro Jaya. Salah satunya adalah kasus TikTok emak-emak yang menyebut polisi dajal karena menangkap Habib Rizieq Shihab.

Perempuan itu bernama Ratu Wiraksini (53). Dia ditangkap polisi pada Senin (14/12) karena unggahan videonya yang menyebut polisi dajal di akun TitTok @yudinratu.

Simak beberapa kasus siber yang ditangani Polda Metro Jaya di halaman selanjutnya......