Komnas HAM: Proses Investigasi Kontak Tembak Polisi-Laskar FPI Kira-kira 70%

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 07:57 WIB
Beka Ulung Hapsara
Beka Ulung Hapsara (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komnas HAM masih melakukan investigasi terkait insiden kontak tembak antara polisi-laskar FPI di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek. Komnas HAM menyebut proses investigasi sudah 70 persen.

Komnas juga telah memeriksa tim Bareskrim Polri. Dari Bareskrim, Komnas HAM memeriksa barang bukti senjata api milik polisi dan FPI serta handphone yang juga milik laskar FPI.

"Keterangan detail soal 4 senjata api milik petugas dan 2 senjata non-pabrikan yang diklaim polisi milik anggota FPI. Data yang ada di HP milik anggota FPI serta cacat yang ada di senjata tajam," kata komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Rabu (23/12/2020).

Setelah ini, Komnas HAM akan meminta keterangan kepada polisi yang bertugas dalam insiden penembakan enam anggota laskar FPI dan saksi dari pihak FPI. Namun waktunya masih dalam pembicaraan.

"Setelah ini Komnas akan meminta keterangan dari petugas kepolisian yang saat itu bertugas dan juga saksi dari pihak FPI. Lagi negosiasi waktu karena libur bersama Natal," ujarnya.

Baru kemudian Beka menyampaikan sudah berapa persen proses investigasi mereka. Untuk melengkapi proses investigasi, Komnas HAM juga akan meminta pendapat ahli.

"Sekarang kira-kira 70 persen. Tinggal meminta keterangan dari polisi yang bertugas, saksi dan FPI, dan juga pendapat para ahli," ungkap Beka.

Simak video 'Komnas HAM Tunggu Kesaksian 4 Laskar FPI yang Disebut Kabur':

[Gambas:Video 20detik]