Abu Jenazah 2 Warga Papua yang Dibakar Oknum TNI Dibuang ke Sungai

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 17:22 WIB
Letjen Dodik Widjanarko, danpuspomad, tni ad
Foto: Letjen Dodik Widjanarko.(Dok istimewa).
Timika -

Dua warga Papua tewas saat diinterogasi oleh sejumlah oknum TNI. Untuk menghilangkan jejak, dua jenazah warga Papua itu bakar lalu abunya dibuang ke sungai.

"Setelah tiba di Kotis Yonif Para Raider 433/JS Kostrad, untuk menghilangkan jejak kedua mayat korban lalu dibakar dan abu mayatnya dibuang ke Sungai Julai di Distrik Sugapa," kata Danpuspomad, Letjen Dodik Widjanarko dalam konferensi pers, di gedung Puspomad, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020).

Seperti diketahui, kedua warga atas nama atas nama Luther Zanambani dan Apinus Zanambani, meninggal usai menjalani interogasi oleh sejumlah oknum TNI AD. Keduanya sempat dicurigai bagian dari kelompok kriminal bersenjata KKB.

"Tanggal 21 April 2020 Satuan Yonif Para Raider 433/JS Kostrad saat melaksanakan sweeping mengamankan 2 orang dicurigai sebagai kelompok kriminal bersenjaya (KKB)," ujar Dodik.

Saat menjalani interogasi, kedua warga Papua itu mendapatkan tindakan berlebihan dari sejumlah oknum TNI AD sehingga satu orang meninggal. Satu orang lainnya mengalami kritis.

"Mereka pun diinterogasi di Koramil Sugapa dan mendapatkan tindakan berlebihan di luar kepatutan. Akibatnya saudara Apinus Zanambani meninggal dunia dan saudara Luther Zanambani dalam kondisi kritis," ujar Dodik.

Kedua orang tersebut kemudian hendak dipindahkan ke Kotis Yonif PR 433/JS Kostrad, namun nyawa Luther Zanambani juga tak tertolong. Untuk hilangkan jejak atas aksinya, sejumlah oknum TNI membakar kedua jenazah warga Papua itu.

Puspomad tak tinggal diam. melakukan penyelidikan dan penyidikan adanya dua warga meninggal dan lalu dibakar. Puspomad menetapkan sembilan tersangka oknum TNI AD yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran dua warga Papua itu.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan alat bukti maka penyidik menetapkan 9 tersangka, yakni 2 orang personil Kodim 1705 Panial (Mayor Inf ML dan Sertu FTP) serta 7 personil Yonif PR 433/JS Kostrad (Mayor Inf YAS, Lettu Inf JMTS, Serka B, Sertu OSK, Sertu MS, Serda PK, dan Kopda MAY)," jelas Dodik.

Tonton juga video 'Siap-siap Benny Wenda! Pemerintah akan Melawan':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/imk)