Awal Mula 2 Warga Papua Hilang, Tewas, hingga Jenazah Dibakar Oknum TNI

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 15:12 WIB
Danpuspomad Letjen Dodik
Danpuspomad Letjen Dodik (Izzata/detikcom)
Jakarta -

Sembilan oknum TNI Angkatan Darat (AD) ditetapkan tersangka karena menyebabkan 2 warga Papua di Sugapa meninggal dunia. Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) menjelaskan duduk perkara ini yang berawal dari sweeping pasukan TNI AD hingga pembakaran 2 jenazah warga Papua itu.

Awalnya, sepasukan TNI AD melakukan sweeping dan mencurigai 2 warga atas nama Luther Zanambani dan Apinus Zanambani sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB). Aksi sweeping itu dilakukan pada April lalu.

Luther Zanambani dan Apinus Zanambani selanjutnya diinterogasi di Koramil 1705-11/Sugapa, Kodim 1705/Paniai. Saat diinterogasi, ada tindakan berlebihan oknum TNI sehingga Apinus Zanambani meninggal dan Luther Zanambani mengalami kritis.

"Mereka pun diinterogasi di Koramil Sugapa dan mendapatkan tindakan berlebihan di luar kepatutan. Akibatnya, Saudara Apinus Zanambani meninggal dunia dan Saudara Luther Zanambani dalam kondisi kritis," kata Danpuspomad, Letjen Dodik Widjanarko, dalam konferensi pers di gedung Puspomad, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020).

Kedua korban kemudian hendak dipindahkan ke Kotis Yonif PR 433/JS Kostrad. Sayang, nyawa Luther Zanambani tak tertolong dan meninggal dunia.

"Saat kedua korban dipindahkan menuju ke Kotis Yonif PR 433/JS Kostrad dengan menggunakan truk umum warna kuning nopol B-9745-PDD. Di tengah perjalanan Saudara Luther Zanambani meninggal dunia," ujar Dodik.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2