Hingga Pagi Ini, Sudah 129 Hasil Pilkada Digugat ke MK

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 08:54 WIB
Kegiatan di Mahkamah Konstitusi (MK) nampak berjalan normal seperti biasa. Rencananya, BPN Prabowo-Sandiaga akan menyampaikan gugatan Pemilu hari ini.
Gedung MK (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Hasil Pilkada serentak 2020 terus dipermasalahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tercatat hingga pagi ini sudah terdaftar 129 hasil pilkada yang digugat ke MK.

Berdasarkan data yang dikutip dari website mkri.id, Rabu (23/12/2020) pagi ini, total permohonan sebanyak 129 pendaftaran. Dari jumlah itu, 73 didaftarkan secara online dan sisanya langsung ke Gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakpus.

Dari 129 hasil pilkada yang digugat, 3 adalah hasil Pilgub, 113 hasil Pilbup dan sisanya Pilwalkot. Argumen gugatan beragam. Seperti penggunaan bantuan Covid-19 untuk kampanye hingga soal netralitas penyelenggara pemilu.

Seperti permohonan perselisihan hasil pilkada Kabupaten Gorontalo. Permohonan tersebut diajukan oleh pasangan calon nomor urut 4, Rustam Akili-Dicky Gobel. Rustam yang datang langsung didampingi kuasa hukumnya Duke Arie, mengatakan bahwa KPU tidak netral dalam pilkada Kabupaten Gorontalo.

Demikian juga soal Pilbup Lamongan, Jawa Timur. Permohonan diajukan oleh Pasangan Calon Bupati Kabupaten Lamongan Nomor Urut 1 Suhandoyo dan Astiti Suwarni. Pemohon mempersoalkan tata cara prosedur dalam pungut hitung dan rekapitulasi mulai dari TPS secara berjenjang. Pemasalahan tersebut terkait jumlah surat suara di TPS yang sesuai aturannya yaitu jumlah suara sesuai dengan DPT plus 2,5 persen.

"Namun ternyata kami menemukan ada 721 TPS yang bermasalah," kata kuasa hukum Suhandoyo-Astiti, Regginaldo Sultan.

Selanjutnya
Halaman
1 2