Pakar UI Mengulas Rabu Pon, Hari Pilihan Jokowi untuk Lantik Menteri

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 06:13 WIB
Presiden Joko Widodo resmi melantik Gubernur Riau terpilih Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. Mereka disumpah secara Islam.
Ilustrasi: Presiden Jokowi melantik menteri. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Untuk kelima kalinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih hari Rabu untuk melantik menteri di puncak reshuffle kabinet, dan untuk ketiga kalinya hari Rabu Pon menjadi pilihan. Pakar budaya Jawa dari Universitas Indonesia (UI), Darmoko, mengulas karakter Rabu Pon ini.

Hari Rabu Pon memiliki karakter spesifik. Ada karakter positif, namun juga ada karakter negatif. Benarkah?

"Karakter yang dapat memberikan penerangan atau pencerahan ketika rakyat dalam situasi dan kondisi kegelapan," kata Darmoko kepada detikcom, Rabu (23/12/2020).

Rabu Pon adalah hari berdasarkan kalender Jawa. Pon adalah salah satu dari lima hari pasaran, yakni Kliwon, Legi, Pahing, Pon, dan Wage.

Untuk menafsirkan Rabu Pon, Darmoko mengunakan tiga referensi klasik yakni Kitab Primbon Betal Jemur Adammakna, Kitab Primbon Lukmanakim Adammakna, dan Kitab Primbon Atassadhur Adammakna.

"Karakter hari Rabu sendiri sebetulnya sembada, samubarang patut, rada sembrana (mampu, pantas dalam situasi apapun, agak berekspresi nonformal)," kata Darmoko, peraih doktor Ilmu Susastra Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI ini.

Pakar budaya Jawa dari Universitas Indonesia (UI), Darmoko. (Dok Pribadi Darmoko)Pakar budaya Jawa dari Universitas Indonesia (UI), Darmoko. (Dok Pribadi Darmoko)

Karakter ini sangat baik dan luwes. Karakter 'sembrana' di sini berarti juga bermakna 'tidak terlalu formal, santai'. Untuk menghadapi permasalahan tertentu, perlu fleksibilitas metode supaya masalah dapat selesai dengan baik.

Tonton video 'Makna Jaket Biru Menteri Baru Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, karakter negatif:

Selanjutnya
Halaman
1 2