2 Orang Utan yang Diselundupkan ke Thailand Dikembalikan ke Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Jumat, 18 Des 2020 13:10 WIB
A Sumatran orangutan sits in a cage before being repatriated from Thailand to Indonesia after having been smuggled into the kingdom, at Suvarnabhumi Airport in Bangkok in December 17, 2020. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Orang utan Sumatera yang dikembalikan ke Indonesia. (Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)
Jambi - Dua ekor orang utan Sumatera (Pongo abelli) yang diselundupkan ke Thailand dikembalikan ke Indonesia. Pengembalian kedua orang utan ini merupakan hasil sitaan Polisi Penanggulangan Kejahatan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Thailand (Natural Resources and Ennvironmental Crimes Division/NRECD).

Tim dari BKSDA Jambi berkerja sama dengan Frankfurt Zooogical Society (FZS), menyambut kedatangan kedua orang utan tersebut dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Rencananya, kedua orang utan itu akan dikarantina yang difasilitasi oleh FZS, sebelum menjalankan serangkaian prosedur pelepasliaran pada waktunya.

"Orang utan ini merupakan korban perdagangan satwa illegal yang disampaikan oleh pemerintah Thailand melalui surat dari Departement of National Park and Plant Conservation kepada pemerintah Indonesia yang akan menjalani proses rehabilitasi di BKSDA Sumatera Utara dan BKSDA Jambi," kata Kepala BKSDA Jambi, Rahmad Saleh kepada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Kedua orang utan itu sudah dilakukan pemeriksaan fisik dan mental. Orang utan Sumatera ini juga tergolong spesies langka.

"Orang utan Sumatera ini hidup dan endemiknya Sumatera. Badan Konservasi Dunia, The International Union for Conservation of Nature (IUCN), juga memasukkan spesies dua orang utan ini dalam status kritis. Sedangkan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of wild fauna and flora) juga memasukan satwa ini ke dalam apendix I," ujar Rahmad.

Bagaimana kedua orang utan ini bisa diselundupkan? Simak di halaman berikutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2