DetikNews
Selasa 25 September 2018, 14:43 WIB

Ini Harga Buaya dan Orang Utan Selundupan Versi Menteri LHK

Sudrajat - detikNews
Ini Harga Buaya dan Orang Utan Selundupan Versi Menteri LHK Menteri LHK Siti Nurbaya (Foto: Agung Pambudhy / detik.com)
Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengakui bila penyelundupan satwa liar yang dilindungi tergolong kejahatan nomor tiga di Indonesia setelah narkoba dan perdagangan manusia. Hal ini disebabkan tingginya nilai satwa tersebut di pasar gelap Internasional.

Dia mencontohkan, sepasang anak buaya berukuran kecil bila diselundupkan ke Eropa bisa dihargai hingga 8 ribu Euro. Sementara anak orang utan harganya mencapai 30 ribu dolar AS, dan sekilo gading gajah Rp 8 juta.

"Jadi memang harganya sangat tinggi, dan sekarang jadi sorotan internasional," kata Siti saat Blak blakan dengan detikcom yang tayang, Selasa (25/9/2018).

Selain sekedar untuk hobi dan koleksi, sebagian besar penyelundupan satwa-atwa liar yang dilindungi itu adalah untuk industri obat dan kosmetik. Terutama oleh China dan Vietnam. "Kami sama-sama saling menjaga agar ruang gerak para penyelundup itu makin sempit.

Dia mengapresiasi aktivitas lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang ikut bahu-membahu memantau praktek perdagangan satwa liar dilindungi. Selain dengan LSM, secara resmi KLHK menjalin kerja sama dengan kepolisian dan TNI Angkatan Laut. Sebab praktik penyelundupan satwa juga banyak dilakukan lewat jalur laut.

Namun begitu, Siti juga mengakui untuk membongkar jaringan mafia ini tidak mudah. "Operasi intelijen dan data basenya mesti kuat," ujarnya.




Tonton juga 'Blak-blakan Menteri LHK: Siapa Pejabat Suka Obral Lahan?':

[Gambas:Video 20detik]


(jat/jat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed