Bawaslu Medan Panggil Kubu Akhyar Pelapor Dugaan Penggelembungan Suara

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 15:45 WIB
Anggota Bawaslu Medan Taufiqurrohman (Datuk Haris-detikcom)
Anggota Bawaslu Medan, Taufiqurrohman (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Bawaslu Medan memanggil pelapor kasus dugaan penggelembungan suara di Pilkada Medan. Pihak pelapor adalah kubu calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

"Dijadwalkan hari ini pemeriksaan pelapor," kata anggota Bawaslu Medan, Taufiqurrahman Munthe, saat dimintai konfirmasi, Kamis (17/12/2020).

Taufik tidak menyebutkan secara detail identitas pelapor yang dipanggil. Dia mengatakan ada juga saksi lain yang dipanggil.

"Dan saksi (juga dipanggil)," ujar Taufiq.

Sebelumnya, timses Akhyar Nasution-Salman Alfarisi melaporkan dugaan penggelembungan suara di Pilkada Medan ke Bawaslu. Timses Akhyar menduga ada penggelembungan jumlah pemilih tambahan.

"Laporan ke Bawaslu sudah ada itu. Penggelembungan data pemilih tambahan," kata tim hukum Akhyar-Salman, Muhammad Hatta, Rabu (16/12).

Hatta mengatakan laporan itu disampaikan kepada Bawaslu Medan pada Selasa (15/12). Dia mengatakan ada dugaan penggelembungan suara di tiga kecamatan di Medan.

"Tiga kecamatan itu, di Belawan paling banyak," ucapnya.

Dia menyerahkan ke Bawaslu untuk mengungkap dugaan penggelembungan itu dengan bukti awal yang mereka berikan.

Selain laporan dugaan penggelembungan suara, Hatta mengatakan pihaknya melaporkan dugaan bagi-bagi uang di Medan Timur. Ada juga laporan terkait undangan memilih yang tidak disebarkan.

Anggota Bawaslu Medan, Taufiqurrohman Munthe, membenarkan adanya laporan dari tim Akhyar-Salman. Taufiq mengatakan laporan itu masih dalam proses di Bawaslu.

"Iya ada. Diproses dulu, masih melihat syarat laporannya terpenuhi atau tidak," ucap Taufiq.

(haf/haf)