Anies Baswedan Ajak Warga Kolaborasi Bangun & Majukan Jakarta

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 13:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: JDCN
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Jakarta merupakan sebuah kota yang menjadi melting point, karena ragam masyarakat dari seluruh unsur berada. Ia pun mengatakan untuk menjadikan Jakarta kota yang maju dan membuat warganya bahagia salah satu caranya adalah lewat kolaborasi.

"Jakarta ini dibangun untuk menjadi kota yang maju ramah untuk semua memfasilitasi kesetaraan, untuk tumbuh berkembang, menciptakan ruang interaksi, termasuk ketika saat kita menghadapi ujian pandemi COVID-19 ini," ungkap Anies saat membuka rangkaian acara JDCN Forum yang disiarkan secara streaming, Kamis (17/12/2020).

Orang nomor satu di Jakarta ini melanjutkan bersama berbagai pihak Pemprov DKI Jakarta dan juga berbagai pihak bekerja bersama atau kolaborasi untuk menghadirkan satu visi yang sama. Berbagai cara pun dilakukan mulai dari menyumbangkan pikiran, gagasan, sumber daya, bahkan berbagai pihak yang terlibat langsung dalam aksi nyata bagi Ibu Kota.

"Kolaborasi ini terus berkembang, dan diharapkan akan terus bisa menyala, menular, dan sekarang kita memiliki branding kota jakarta, +Jakarta, Kota Kolaborasi," ujar Anies.

Ia pun memberikan beberapa contoh kolaborasi yang sudah dijalani oleh Pemprov Jakarta bersama beberapa pihak. Seperti warga di kampung yang selama ini belum bisa menikmati kehidupan layak, dan pemerintah tidak mungkin bisa mengerjakan itu sendiri. Pemprov pun mengajak komunitas, mengajak lembaga sosial, universitas, untuk bersama-sama membangun sebuah kolaborasi.

"Masing-masing membawa ide, pengalaman, jaringan, sumber daya untuk kemudian dilakukan kerja bersama, untuk mengubah apa yang sekarang dianggap sebagai masalah bisa menjadi realita baru.

Anies juga memberikan contoh lainnya seperti pada bulan Agustus 2020 yang lalu, Pemprov DKI bersama sejumlah pihak menggarap Kampung Susun Akuarium untuk membangun harapan warga setempat menjadi kenyataan.

Begitu juga di masa pandemi, lanjut Anies, banyak tenaga kesehatan yang mempertaruhkan nyawanya dan jauh dari keluarga demi menyelamatkan sesama. Masyarakat pun terlihat terlibat dalam membantu para tenaga kesehatan mulai dari mensupport pasokan makanan, kendaraan antar jemput, penginapan, hingga dukungan psikologis.

"Itu semua dilakukan oleh berbagai unsur masyarakat. Lagi-lagi kolaborasi. Jakarta jadi sebuah kota di mana unsurnya begitu lengkap tetapi kegiatannya tidak dimonopoli oleh negara dan pemerintah, justru pemerintah menyiapkan platform untuk kolaborasi," imbuhnya.

Anies menuturkan salah satu cara Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan wadah kolaborasi bagi masyarakatnya adalah dengan Forum Jakarta Development Collaboration Network (JDCN). Forum ini merupakan salah satu agenda untuk menghidupkan kota kolaborasi, di mana masyarakat bisa saling berbagi cerita, inspirasi, bahkan menjadi ruang bagi untuk berinteraksi secara langsung lewat karya-karya nyata.

"Harapannya lewat JDCN Forum ini lahir kolaborasi yang lebih masif dari seluruh unsur yang ada di kota Jakarta. Dari yang terbesar hingga terkecil, dari yang ada di tengah hingga di pinggir (Jakarta) dan dari seluruh unsur yang ada. Karena di sini memang ada yang warga internasional termasuk warga lokal," pungkasnya.

(ega/ega)