Walkot Berlin & Rotterdam Akan Bagikan Isu Kota Masa Depan di JDCN Forum

Nurcholis Maarif - detikNews
Senin, 07 Des 2020 19:12 WIB
JDCN
Foto: Screenshot/detikcom
Jakarta -

Gubernur Jakarta Anies Baswedan direncanakan akan membuka acara Jakarta Development Collaboration Network (JDCN) Forum 2020 yang digelar pada 17-18 Desember 2020. Ia juga akan menjadi keynote speaker dalam diskusi pleno internasional di puncak acara tersebut.

Anies akan ditemani Wali Kota Berlin, Michael Muller dan Wali Kota Rotterdam, Ahmad Aboutaleb yang menjadi mayor speaking dalam acara tersebut. Selain itu, ada sederet pakar perkotaan dunia yang ikut mengisi acara tersebut.

Antara lain Environmental Health Vital Strategies, Dan Kass Senior Vice President; Executive Director Centre for Liveable Cities Singapore, Hugh Lim; Chairman US-ASEAN Business Council, Alexander Feldman; Country Director for Indonesia ADB, Winfried F WIcklein; dan Director SENSEable City Lab, MIT, Carlo Ratti.

Deputi Gubernur DKI Jakarta, Suharti Sutar menyebut JDCN Forum 2020 merupakan ajang yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta bersama Jakarta Experience Board untuk mengangkat seluruh cerita kolaborasi di Jakarta dalam satu forum.

"JDCN ini merupakan arahan Pak Gubernur Anies Baswedan yang di awal pengen Pemprov DKI yang tidak hanya ingin menjadi pelayan, tetapi kolaborator dalam pembangunan Jakarta," ujarnya dalam konferensi pers, Senin (7/12/2020).

Ia menjelaskan terdapat beberapa rangkaian acara menuju JDCN Forum seperti kompetisi citizen collaboration dairy, pameran dan bincang komunitas, dan mengenal lebih jauh +Jakarta. Puncaknya diskusi kebijakan dan pleno internasional yang membahas masalah perkotaan, terutama dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Bincang komunitas menghadirkan diskusi berbagai sektor dalam perkotaan, seperti transportasi, seni dan budaya, teknologi, masyarakat urban, dan lain sebagainya. Acara ini diisi berbagai narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing.

Selain itu, di puncak acara akan ada +Jakarta Award. Ini untuk mengapresiasi warga atau perkumpulan yang aktif melakukan kolaborasi di lingkungan Jakarta atau nasional dalam kategori Environmental Resilience, Innovation and Technology, Equality and Empowerment, Art and Culture, dan COVID-19 Collaborative Response.

(prf/ega)