Guru Buat Soal 'Anies Diejek Mega' Minta Maaf, Ketua DPRD DKI Batal ke Polisi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 18:10 WIB
Guru pembuat soal ujian Anies diejek Mega minta maaf
Guru pembuat soal ujian 'Anies diejek Mega minta maaf. (Foto: Wilda Nufus/detikcom)

Selanjutnya, Plt Kepala Sekolah SMPN 250 Jakarta Setia Budi mengaku masih menunggu dari pihak wali murid terkait nasib Sukirno sebagai guru mata pelajaran agama. Namun dari beberapa wali murid menyatakan bahwa mereka akan sangat kehilangan Sukirno jika dipindahkan atau diberhentikan.

"Untuk orang tua kami tinggal koordinasi dengan mereka, tetap di sekolah, tergantung dari nanti keputusan dari orang tua apakah memang Pak Sukirno masih dipertahankan, karena beliau punya dedikasi yang tinggi dan kebetulan sekolah kami juga gurunya hanya satu," kata Setia.

"Jadinya ada satu-satunya masih muda dan selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang bagi literasi anak-anak semuanya dan orang tua juga merasa kehilangan kalau seandainya Pak Sukirno juga harus dipindahkan atau diberhentikan," imbuhnya.

Sebelumnya, Prasetio mengancam akan mempolisikan guru pembuat soal ujian 'Anies Diejek Mega'. Prasetio menilai soal ujian itu sebagai sebuah doktrin kepada siswa menengah pertama (SMP).

Pernyataan Prasetio itu disampaikan di dalam Ruang Rapat Komisi E DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (15/12). Sang guru pembuat soal SMPN 250 Cipete Utara, Jakarta Selatan, Sukirno, hadir dalam rapat. Pernyataan Prasetio itu terlontar saat tanya-jawab dengan Sukirno.

"Saya mau bertanya kepada Bapak Guru SMP 250, kok Bapak bisa membuat satu soal yang mungkin di pikiran, di otak bapak, itu bukan provokasi tapi setelah dibaca itu kan sebuah doktrin, ini saya akan melaporkan bapak di kepolisian sekarang, saya akan datang ke Polda Metro Jaya, saya akan minta pertanggungjawaban, ini sudah beredar kok," kata Prasetio.

Halaman

(whn/idn)