KPK Geledah Rumah-Kantor Bupati Banggai Laut, Amankan Uang-Dokumen

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 15 Des 2020 14:15 WIB
Penampakan Gedung Baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Gedung KPK (Rachman Haryanto/detikcom).
Jakarta -

Penyidik KPK menggeledah sejumlah tempat terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo. Penggeledahan juga dilakukan di rumah dan kantor dinas Wenny Bukamo.

Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan penggeledahan dilakukan sejak Senin kemarin hingga hari ini. Sejumlah tempat itu ada di Luwuk dan Banggai Laut.

"Tim penyidik KPK melaksanakan kegiatan penggeledahan di Luwuk dan Banggai Laut pada 10 lokasi. Baik rumah dan kantor milik pemerintah dan swasta yang diduga terkait TPK (tindak pidana korupsi) penerimaan hadiah atau janji dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Banggai Laut TA (tahun anggaran) 2020 yang diduga melibatkan Bupati Banggai Laut WB dkk," kata Ali, kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Ali mengatakan dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah uang dan dokumen terkait perkara korupsi tersebut. Saat ini, dokumen dan uang itu telah disita KPK.

"Dari hasil penggeledahan, ditemukan dan diamankan sejumlah uang dan dokumen yang diduga terkait dengan tindak pidana tersebut," katanya.

"Uang dan barang yang ditemukan tersebut selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan analisa lebih dahulu untuk kemudian dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini," sambungnya.

Sebelumnya, Wenny Bukamo ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang rekannya, setelah terperangkap pada operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap oleh KPK. KPK selanjutnya menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus ini.