Terjaring OTT, Bupati Banggai Laut Tiba di KPK

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 15:53 WIB
Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo tiba di KPK.
Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo tiba di KPK. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng), Wenny Bukamo dalam dugaan kasus suap untuk kepentingan kampanye pemenangan. Wenny tiba bersama dua orang lainnya.

Pantauan detikcom di depan gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (5/12/2020), Benny dan dua orang tersangka lainnya tiba pada pukul 15.14 WIB. Ketiganya terlihat menggunakan baju tahanan KPK berbaju oranye.

Wenny Bukamo mengenakan topi berwarna hitam serta masker putih. Kedua tangannya tampak diborgol sambil menenteng sebuah tas.

Sebelumnya, Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo (WB) ditetapkan sebagai tersangka penerima dari perusahaan rekanan Dinas PUPR Pemkab Banggai Laut. Suap itu diduga diterima Wenny untuk memenangkan rekanan tertentu agar kembali mendapatkan proyek pada dinas PUPR di Kabupaten Banggai Laut tahun anggaran 2020.

"WB selaku Bupati Banggai Laut diduga memerintahkan RSG (Recky Suhartono Godiman, orang kepercayaan WB) untuk membuat kesepakatan dengan pihak para rekanan yang mengerjakan beberapa proyek infrastruktur, di antaranya peningkatan sejumlah ruas jalan pada dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

"WB juga diduga mengondisikan pelelangan di Kabupaten Banggai Laut dengan BM (Basuki Mardiono) selaku Kepala Dinas PUPR dan RHP selaku Kabid Cipta Karya Kabupaten Banggai Laut," imbuhnya.