WO Saat PSI Pidato di Rapur DPRD DKI, Golkar: Kekecewaan Atas Kebohongan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 15 Des 2020 06:24 WIB
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta
Foto: Judistira (dok. Istimewa)
Jakarta -

Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta mengakui adanya anggota mereka yang walk out saat Fraksi PSI membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna (rapur) terkait Raperda Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR-PZ). Bagi Fraksi Golkar, walk out-nya sejumlah anggota Dewan dikarenakan rasa kecewa ke PSI.

"Ya ada yang keluar ada yang tidak, biasa saja menurut saya," kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira kepada wartawan, Senin (14/12/2020).

Menurut Judistira, aksi walk out merupakan hal biasa dalam dinamika anggota dewan. Judistira menyebut, PSI pun pernah melakukan walk out saat rapur.

"Ya saya kira biasa saja, dalam rapat ada dinamika walk out atau interupsi itu hal yang biasa saja, PSI juga kan pernah walk out dari rapat paripurna, jadi biasa biasa saja lah," ujarnya.

Judistira pun menyebut kemungkinan alasan sejumlah anggota DPRD DKI walk out saat PSI membaca pandangan umumnya. Judistira menilai ada rasa kecewa anggota dewan dengan sikap PSI terkait anggaran tahun 2021.

"Ini kan mungkin bentuk kekecewaan teman-teman atas kebohongan publik yang disampaikan Fraksi PSI bahwa ada kenaikan tunjangan dan gaji anggota DPRD DKI di tahun 2021, sekali lagi saya sampaikan dan luruskan sesuai apa yang disampaikan Ketua DPRD, tidak ada itu dalam postur APBD 2021 kenaikan tunjangan dan gaji, saya pastikan itu dan saya tanggung jawab," imbuhnya.

Simak juga video 'Alasan PSI Tolak Rencana Kenaikan 'Gaji' DPRD DKI Jadi Rp 8 M':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2