Sirekap KPU Pilgub Jambi 95%: Al Haris-Sani Vs Cek Endra-Ratu Bersaing Ketat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Des 2020 18:00 WIB
Petugas KPPS meneteskan tinta ke jari warga yang sudah menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Depok di TPS 33 Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). Pilkada serentak tahun 2020 dilaksanakan di 270 wilayah di Indonesia meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.
Foto: Ilustrasi Pilkada 2020 (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jambi -

Hasil penghitungan sementara formulir model C.Hasil-KWK yang dikirim KPPS lewat Sistem Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) Pilgub Jambi telah ter-update. Al Haris-Abdullah Sani dan Cek Endra-Ratu Munawaroh bersaing ketat.

Dilihat detikcom dari situs pilkada2020.kpu.go.id, hingga pukul 17.40 WIB WIB, Senin (14/12/2020), terlihat ada 7.849 TPS atau 95,3% dari total 8.236 TPS di Jambi yang telah terdata.

Jumlah TPS yang telah terdata itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jambi. Berikut ini hasil sementara Pilgub Jambi versi Sirekap di situs KPU:

1. Cek Endra-Ratu Munawaroh (558.821 suara atau 37,5%)
2. Fachrori Umar-Syafril Nursal (367.119 suara atau 24,7%)
3. Al Haris-Abdullah Sani (563.377 suara atau 37,8%)

Hasil tersebut bukan merupakan hasil resmi Pilgub Jambi. Apabila ada kekeliruan data pada formulir model C.Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat kecamatan.

"Data yang ditampilkan pada menu hitung suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka," demikian tulis KPU dalam situs tersebut.

Cek Endra-Ratu merupakan paslon yang diusung oleh PDIP-Golkar. Ratu merupakan ibu tiri mantan Gubernur Jambi Zumi Zola.

Fachrori Umar-Syafril Nursal diusung Hanura, Gerindra, Demokrat, serta PPP. Fachrori merupakan Gubernur Jambi petahana menggantikan Zumi Zola yang terjerat kasus korupsi.

Al Haris dan Abdullah Sani diusung oleh tiga parpol PKS, PKB, dan PAN. Al Haris merupakan Bupati Merangin.

(haf/haf)