ADVERTISEMENT

Sirekap KPU Pilgub Kepri 44%: Ansar-Marlin Unggul dari Petahana

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 18:08 WIB
Petugas KPPS mendokumentasikan formulir C1 saat rekapitulasi penghitungan suara dengan menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) di TPS 04 Karanganyar, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (9/10/2020). Penggunaan aplikasi Sirekap itu sebagai sarana publikasi hasil penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam pelaksanaan pilkada 2020. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/aww.
Foto: Petugas KPPS mendokumentasikan formulir C1 saat rekapitulasi penghitungan suara dengan menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
Jakarta -

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Ansar Ahmad-Marlin Agustina unggul sementara atas dua paslon lain di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepulauan Riau (Kepri). Perhitungan KPU ini masih berjalan.

Dilihat dari Sistem Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Sirekap) KPU, per Jumat (11/12/2020) pukul 17.25 WIB, telah masuk foto formulir model C.Hasil-KWK yang dikirim KPPS 1.795 dari 4.062 TPS di Kepri atau sebanyak 44,19%.

Data diambil dari 7 wilayah yang ada di Kepri yakni Bintan, Karimun, Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang. Jumlah data di 7 daerah ini bervariasi dari 28,89% di Kota Batam hingga 88,82% di Natuna.

Pilgub Kepri diikuti tiga paslon cagub-cawagub. Ketiga paslon tersebut secara berturut-turut yaitu Soerya Respationo-Iman Sutiawan (Sinergi), Isdianto-Suryani (Insani), dan Ansar Ahmad-Marlin Agustina (Aman).

Diketahui, cagub nomor urut 2, Isdianto adalah Gubernur Kepri yang menggantikan gubernur sebelumnya yang terkait masalah hukum. Cagub petahana ini menggandeng Suryani yang merupakan anggota DPRD Kepri.

Berikut sirekap Pilgub Kepri dengan suara masuk (44,19%);
1. Soerya-Iman 21,2%
2. Isdianto-Suryani 34,6%
3. Ansar-Marlin 44,2%

Soal Sirekap KPU

KPU menyatakan data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara adalah data yang hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap. Apabila terdapat kekeliruan data pada formulir Model C.Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan.

KPU mengatakan apabila terdapat perbedaan data yang terbaca oleh Sirekap dengan data yang tertulis pada Formulir C.Hasil-KWK, akan dilakukan koreksi pada Sirekap Web Tingkat Kecamatan

"Data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terbuka," demikian tulis KPU.

(jbr/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT