Round-Up

Heboh Pria Mandikan Jenazah Wanita Positif Corona Berujung Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Des 2020 06:08 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Petugas pria yang memandikan jenazah wanita positif Corona membuat heboh warga Pematangsiantar, Sumatera Utara. Polisi telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini.

"Betul (empat orang menjadi tersangka)," ucap Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binangga Siregar saat dimintai konfirmasi, Jumat (11/12/2020).

Boy tidak menjelaskan identitas keempat tersangka. Dia menyebut keempatnya dijerat Pasal 79 C juncto Pasal 51 UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

"Iya (tentang praktik kedokteran)," tuturnya.

Kasus jenazah pasien Corona wanita diduga dimandikan petugas pria di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumut, ini bermula ketika Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar memanggil pihak RSUD. Pemanggilan ini dilakukan karena adanya jenazah pasien Corona wanita yang dimandikan oleh petugas pria di RSUD itu.

"Iya. Itulah mereka laki-laki. Karena suaminya nggak terima, menyampaikan ke kita, itulah semalam kita panggil rumah sakitnya ke kantor MUI," kata Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Muhammad Ali Lubis, Kamis (24/9).

Ali menyebut pasien Corona itu meninggal pada Minggu (20/9). Namun dia tidak menjelaskan status pasien yang meninggal dan dikubur dengan protokol kesehatan itu.

Dalam pertemuan dengan pihak rumah sakti, MUI kemudian mempertanyakan alasan pihak RSUD menggunakan petugas pria untuk memandikan jenazah wanita. Menurut RSUD, kata Ali, hal itu dilakukan karena tidak adanya petugas wanita untuk memandikan jenazah di RS itu.

"Kenapa dilaksanakan begitu? Katanya nggak ada bilal perempuan," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2