Jenazah Pasien Corona Wanita di Sumut Dimandikan Pria, MUI Jelaskan Fatwa

Ahmad Arfah - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 17:19 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah (Foto: dok. Thinkstock)
Medan -

Jenazah pasien Corona atau COVID-19 wanita diduga dimandikan petugas pria di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar, bikin geger. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut menjelaskan fatwa mengenai pengurusan jenazah pasien Corona yang meninggal.

Menurut Sekretaris MUI Sumut Ardiansyah, pengurusan jenazah pasien COVID-19 itu diatur dalam fatwa MUI. Ardiansyah mengatakan jenazah pasien yang positif Corona menurut fatwa itu boleh tidak dimandikan.

"Jenazah COVID itu, apabila memang dia meninggal dengan terpapar status COVID, dia ditayamumkan bila menurut medis itu masih dapat menularkan. Dia tidak dimandikan terhadap jenazah yang positif COVID, bukan diduga," kata Ardiansyah saat dihubungi, Selasa (6/10/2020).

Selain itu, jenazah pasien COVID-19 juga tetap menggunakan baju saat dikafani. Ardiansyah menyebut jenazah pasien COVID-19 juga bisa disalati dengan orang yang terbatas.

"Dia dikafani dengan pakaiannya. Kemudian dia disalati dengan orang yang terbatas karena menurut medis dapat menularkan," ucapnya.

Ardiansyah kemudian menyoroti masalah yang terjadi di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar. Menurut Ardiansyah, kejadian jenazah wanita dimandikan pria di RS itu telah melanggar hukum Islam.

"Itu tidak dibenarkan dalam Islam, baik dalam kondisi COVID maupun tidak COVID," jelas Ardiansyah.

Sebagai informasi, MUI Kota Pematangsiantar memanggil pihak RSUD Djasamen Saragih karena adanya jenazah pasien Corona wanita yang dimandikan oleh petugas pria di RSUD itu. MUI menyebut pihak RS beralasan tak ada petugas wanita untuk memandikan jenazah di RS tersebut.

"Iya. Itulah mereka laki-laki. Karena suaminya nggak terima, menyampaikan ke kita, itulah semalam kita panggil rumah sakitnya ke kantor MUI," kata Ketua MUI Kota Pematangsiantar Muhammad Ali Lubis, Kamis (24/9).

Lihat juga video 'Viral Warga Hadang Mobil Jenazah Karena Petugas BerAPD':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2