Kasus Korupsi SPAM, Eks Anggota BPK Rizal Djalil Segera Disidang

ADVERTISEMENT

Kasus Korupsi SPAM, Eks Anggota BPK Rizal Djalil Segera Disidang

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 21:20 WIB
KPK menahan dua tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR.
Rizal Djalil (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK telah merampungkan penyidikan terhadap mantan anggota BPK Rizal Djalil dan Komisaris Utama PT Minarta Duta Hutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo, tersangka korupsi proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Keduanya pun segera disidangkan.

"Hari ini (10/12) tim penyidik KPK melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) tersangka RIZ (Rizal Djalil) dan LJP (Leonardo Jusminarta Prasetyo) kepada tim JPU KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (10/12/2020).

Ali mengatakan penahanan selanjutnya menjadi kewenangan JPU dan dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 10 Desember sampai 29 Desember 2020. Rizal Djalil ditahan di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih, sedangkan Leonardo Jusminarta Prasetyo di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

"Dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU menyusun surat dakwaan dan segera melimpahkan berkas perkaranya ke PN Tipikor," katanya.

Ali menyebut persidangan rencananya akan digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat. Selama penyidikan, KPK telah memeriksa 61 orang saksi.

Diketahui, KPK baru melakukan penahanan dua tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Kedua tersangka itu ialah mantan anggota BPK Rizal Djalil dan Komisaris Utama PT Minarta Duta Hutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo.

"Hari ini menahan tersangka RIZ eks anggota BPK dan LJP Komisaris Utama PT MD dalam perkara pengembangan dugaan suap terkait proyek sistem di KemenPUPR," kata pimpinan KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (3/11).

"Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan selama 20 hari ke depan sejak 3 Desember sampai 22 Desember 2020," imbuhnya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Leonardo Jusminarta Prasetyo bersama anggota BPK Rizal Djalil sebagai tersangka. Keduanya dijerat dalam pengembangan kasus yang berawal dari OTT pada 2018.

Rizal diduga mengatur agar PT MD mendapatkan proyek di lingkungan Direktorat SPAM, yaitu proyek SPAM Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hungaria dengan pagu anggaran Rp 79,27 miliar.

Dia diduga mendapat suap SGD 100 ribu. KPK pada awalnya menjerat 8 orang sebagai tersangka. Kedelapan orang itu saat ini sudah divonis bersalah menerima dan/atau memberikan suap.

(fas/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT