Cawabup OKU yang Menang Lawan Kotak Kosong Ditahan KPK, Ini Kata Pengacara

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 17:14 WIB
Johan Anuar saat ditahan KPK
Johan Anuar saat ditahan KPK (Foto: dok. Humas KPK)
Palembang -

Calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Kuryana Aziz-Johan Anuar, menang melawan kotak kosong berdasarkan hasil hitung sementara. Namun, di tengah momen itu, Johan malah ditahan KPK lantaran kasus dugaan korupsi tanah kuburan.

"Ya (Johan Anuar ditahan), saya sedang urus klien dulu," tegas kuasa hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati, kepada detikcom, Kamis (10/12/2020).

Johan Anuar, lanjut Titis, ditahan setelah berkas tersangkanya lengkap pekan lalu. Sebab, Johan sendirilah yang berjanji datang hari ini untuk memenuhi panggilan penyidik KPK.

"Kita ikuti proses hukum dan akan hadapi persidangan. Semoga keadilan berpihak kepada klien kami," kata Titis.

Titis menuturkan Johan dalam kondisi sehat saat ini. "Alhamdulillah sehat," sambung dia.

Diketahui, Johan Anuar adalah salah satu peserta petahana di Pilkada OKU. Dia maju kembali dan berpasangan untuk periode kedua dengan calon bupati Kuryana Aziz.

Mereka meraih 66,4 persen suara berdasarkan data dari foto formulir C Hasil-KWK yang dikirim KPPS lewat sistem rekapitulasi elektronik (Sirekap). Dilihat detikcom dari situs pilkada2020.kpu.go.id, hingga pukul 15.00 WIB hari ini terlihat suara yang masuk berasal 64 persen dari total 725 TPS.

Berikut hasil sementara Pilkada OKU:
1. Kolom Kosong: 39.729 suara atau 33,6%.
2. Kuryana Aziz-Johan Anuar: 78.409 suara atau 66,4%.

Hasil tersebut bukan hasil resmi di Pilkada OKU. Apabila ada kekeliruan data pada formulir model C Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat kecamatan.

"Data yang ditampilkan pada menu hitung suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka," demikian tulis KPU dalam situs tersebut.

Simak penjelasan kasus korupsi tanah kuburan Johan Anuar di halaman berikutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2