Round-Up

Alasan Pilkada Dipakai Wabup OKU Mangkir Panggilan KPK

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 08:09 WIB
Wabup OKU Johan Anuar (dok IG Pemkab OKU)
Wabup OKU Johan Anuar (Foto: dok. IG Pemkab OKU)
Jakarta -

Berkas dugaan korupsi tanah kuburan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Johan Anuar dinyatakan lengkap. Namun Johan mangkir panggilan KPK. Alasannya adalah pilkada.

KPK memanggil Johan pada Jumat (4/12/2020). Berkasnya dinyatakan lengkap pada 2 Desember.

KPK memastikan proses hukum Johan tetap akan berjalan. Proses hukum disebut tidak akan tertunda meskipun Johan maju di Pilkada Serentak 2020.

Namun Johan tidak hadir dalam panggilan KPK. Kuasa hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati, menyebut kliennya tak hadir karena kondisi kesehatan.

Dalam surat panggilan KPK, berkas dan Johan Anuar seharusnya dilimpahkan ke kejaksaan terkait kasus korupsi tanah kuburan kemarin. Namun Johan dan kuasa hukum meminta penundaan satu minggu ke depan.

Johan Anuar disebut hari ini dijadwalkan tes COVID-19. Pertimbangan itulah yang membuat Johan Anuar tidak dapat hadir menghadap ke penyidik KPK.

Tak hanya itu, alasan lainnya adalah Johan sedang menghadapi pilkada menjelang pemilihan 9 Desember, yang tinggal menghitung hari.

"Klien kami kan status sekarang sebagai peserta atau calon di Pilkada OKU. Tentu beliau butuh konsentrasi menghadapi ini, apalagi pencoblosan tinggal hitung hari," kata Titis.

Selanjutnya
Halaman
1 2