Akhyar Kalah Versi Quick Count, Dukungan UAS Dinilai Tak Ngaruh di Medan

Ahmad Arfah - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 10:57 WIB
Ustaz Abdul Somad mengkampanyekan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi untuk memenangkan Pilkada Medan (dok Istimewa)
Ustaz Abdul Somad (UAS) mengkampanyekan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi untuk memenangkan Pilkada Medan. (Foto: dok. Istimewa)
Medan -

Akhyar Nasution-Salman Alfarisi kalah di Pilkada Medan versi hitung cepat atau quick count. Dukungan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang tak berpengaruh terhadap pilihan warga hingga banjir dinilai jadi biang kerok kekalahan Akhyar-Salman versi quick count.

"Tidak berpengaruh, dukungan UAS itu tidak berpengaruh. Malah kita sayangkan pasangan 1 itu coba membawa masuk tokoh-tokoh agama dalam momentum kampanye," kata akademisi Departemen Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Fernanda Putra Adela, Kamis (10/12/2020).

Fernanda menilai dukungan UAS tidak berpengaruh karena warga Medan tidak memilih berdasarkan identitas keagamaan. Dia menyebut dukungan UAS malah memunculkan sentimen kubu Akhyar-Salman menggunakan politik identitas.

"Pertarungan di Pilkada Kota Medan ini kan tidak berbasis kepada politik identitas sehingga masyarakat Medan yang terbuka melihat pertarungan ini di luar politik identitas itu. Sehingga itu memunculkan sentimen masyarakat Kota Medan rencana atau wacana menggunakan politik identitas dalam Pilkada Kota Medan," ucapnya.

Selain tidak berpengaruhnya dukungan UAS, Fernanda menilai kekalahan Akhyar-Salman versi quick count ini dipicu banjir besar yang terjadi mnejelang hari pencoblosan. Dia menilai banjir menghantam perolehan suara petahana.

"Momen kemarin banjir menjadi momen yang penting dilihat publik. Meski secara langsung kita tidak bisa menyalahkan petahana, tapi itu menghantam petahana," paparnya.

Simak video 'Menang Quick Count, Bobby: Kita Harus Tetap Tunggu Real Count KPU':

[Gambas:Video 20detik]