Bawaslu Inhu Temukan Ratusan Amplop Isi Rp 50 Ribu Diduga Serangan Fajar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 10:30 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Foto Ilustrasi Pilkada (Andhika Akbaransyah/detikcom)
Pekanbaru -

Tim Patroli Politik Uang Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, menemukan 146 amplop berisi Rp 50 ribu pada Selasa (8/12) malam. Uang itu diduga untuk serangan fajar sebelum pemungutan dan penghitungan suara pilkada di daerah tersebut.

"Malam tadi saya mendapat informasi bahwa telah ditemukan amplop dalam kantong plastik hitam yang diduga akan digunakan untuk mempengaruhi pemilih pada pemungutan suara," kata Ketua Panwas Kecamatan Rengat Barat Jaya Syahputra Nasution melalui keterangan tertulis di Pekanbaru, seperti dilansir Antara, Rabu (9/12/2020) .

Kejadian bertempat di salah satu desa di Kecamatan Rengat Barat. Petugas mencurigai kendaraan yang melintas di jalan desa tersebut dan menghentikannya serta memeriksa dua penumpangnya.

Dari hasil pemeriksaan, Panwas menemukan satu kantong plastik hitam yang berisi satu kotak berisikan 146 amplop yang di dalamnya terdapat uang pecahan Rp 50 ribu.

Temuan tersebut langsung disampaikan PKD kepada Panwas Kecamatan Rengat Barat yang pada saat itu berpatroli di lokasi lain. Kedua pembawa uang digiring ke Mapolsek Rengat Barat.

Sesampai di Mapolsek, pelaku diminta membuka kantong plastik dan bersama petugas mengeluarkan isi kantong plastik tersebut dan didapati sebanyak 146 amplop, 11 lembar surat keputusan relawan dengan jumlah 115 orang, serta salinan daftar pemilih sementara.

Jaya, yang saat itu bersama anggota Panwascam lain, langsung menggelar rapat pleno dan melakukan registrasi temuan tersebut dan meminta Bawaslu Inhu untuk mengambil alih temuan itu karena proses penanganan pelanggaran pemilihan berada di Bawaslu Kabupaten.

Bagaimana pengakuan pelaku? Simak halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2