MS Aceh Sunat Hukuman Remaja Pesta Seks di Aceh Jadi 100 Kali Cambuk

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 18:57 WIB
Hukuman Cambuk
Ilustrasi hukuman cambuk (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Mahkamah Syar'iyah (MS) Aceh menghapus hukuman penjara 10 bulan bagi MA (18), remaja pesta seks di Pidie, Aceh. Hukuman terhadap remaja tersebut kini tinggal 100 kali cambuk.

Dikutip dari putusan MS Aceh, Selasa (8/12/2020), MA awalnya divonis MS Sigli dengan hukuman 100 kali cambuk dan hukuman penjara 10 bulan. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan jarimah zina sesuai surat dakwaan kesatu JPU.

Putusan itu berbeda dengan tuntutan JPU, yang menuntut MA dihukum 15 bulan penjara. Setelah putusan itu diketuk, JPU mengajukan banding ke MS Aceh.

Jaksa beralasan, MS Sigli menjatuhkan hukuman terhadap MA dengan pasal zina. Sedangkan pasangannya yang masih di bawah umur dikenai pasal ikhtilat.

Selain itu, jaksa tidak setuju MA dikenai dua jenis hukuman, yaitu cambuk dan penjara. Jaksa berpendapat MA seharusnya dikenai satu jenis hukuman saja, yakni penjara karena, selain mendapatkan hukuman badan, dia juga akan mendapatkan pembinaan selama berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Dalam persidangan, majelis hakim MS Aceh menerima banding yang diajukan JPU. Hakim membatalkan putusan MS Sigli Nomor 11/JN/2020/MS.Sgi, tanggal 9 November 2020.

"Mengadili sendiri. Menyatakan terdakwa (hakim menyebut nama MA) telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan jarimah zina sebagaimana dakwaan alternatif kesatu Jaksa Penuntut Umum. Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa dengan uqubat hudud berupa cambuk di depan umum sebanyak 100 kali. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa sebagai tambahan hukuman," putus hakim MS Aceh, Selasa (8/12/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2