Dimusnahkan Bea Cukai Palembang, Sex Toys Diklaim Meningkat Saat Pandemi

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 12:58 WIB
Bea-Cukai Palembang memusnahkan barang ilegal berupa rokok hingga sex toys (Raja Adil/detikcom)
Bea-Cukai Palembang memusnahkan barang ilegal berupa rokok hingga sex toys. (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Palembang memusnahkan jutaan barang sitaan ilegal. Salah satunya adalah sex toys, yang peredarannya dinilai meningkat selama pandemi COVID-19.

Kepala Kantor Bea-Cukai Palembang Abdul Harris mengatakan semua barang yang dimusnahkan adalah hasil sitaan sepanjang 2020. Adapun barang sitaan mulai dari 4 juta batang rokok ilegal senilai Rp 4 miliar hingga ratusan alat pornografi.

"Barang-barang sitaan ini statusnya milik negara dan sudah disetujui dimusnahkan. Ada rokok dan barang ilegal lain," terang Abdul Harris kepada wartawan, Selasa (8/12/2020).

Dari seluruh barang sitaan, menurut Harris, negara mengalami kerugian lebih dari Rp 1,8 miliar. Kerugian terbesar ditimbulkan akibat penyelundupan rokok ilegal.

Selain penindakan tersebut, terdapat barang-barang kiriman impor yang tidak diurus. Barang ilegal dikirim lewat kantor Pos Indonesia dan tak diurus pemiliknya.

Bea-Cukai Palembang memusnahkan barang ilegal berupa rokok hingga sex toys (Raja Adil/detikcom)Peredaran sex toys diklaim meningkat pada masa pandemi (Raja Adil/detikcom)

"Untuk barang yang tak diurus pemilik, ada makanan, pakaian, kosmetik, dan peralatan elektronik. Penindakan ini sebagai bentuk melindungi masyarakat, mencegah barang tak layak beredar dan dibatasi menurut undang-undang," katanya.

Kepala Seksi Penindakan Kanwil Bea-Cukai Sumbagtim, Erik, mengatakan penindakan dilakukan secara rutin. Selain penindakan langsung, ada penindakan online atau daring.

Selanjutnya
Halaman
1 2